Bang…bing…bung…mari kita menabung…

Siapa bilang menabung harus dimulai pada usia dewasa saja? Biasakan anak Anda sedini mungkin untuk menabung. Orang tua memang memiliki peran penting untuk menumbuhkan kebiasaan menabung ini. Mengajarkan anak menabung sejak dini berarti melatihnya untuk mempersiapkan masa depannya.

Mengingat pentingnya menabung sejak dini, saat ini hampir semua bank menyediakan tabungan junior khusus untuk anak. Syarat usia masuknya saja bisa dimulai dari usia 0 (nol) hingga 17 tahun. Artinya anak Anda sudah bisa memiliki tabungan junior dari bayi hingga remaja. Jadi tidak ada alasan untuk tidak menabung.

Hal yang paling penting yaitu bagaimana menjadikan kebiasaan menabung sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan dan bukan menjadi beban bagi si anak. Selain menumbuhkan kebiasaan menabung, Anda sebagai orang tua juga harus membantu anak mengelola tabungan mereka.

Selain menumbuhkan kebiasaan menabung, Anda sebagai orang tua juga harus membantu anak mengelola tabungan mereka.

Menanamkan kebiasaan tersebut harus disesuaikan dengan usia si anak, jadi cara Anda sebagai orang tua mengenalkan kebiasaan menabung tersebut dapat dimengerti dengan baik oleh si anak.

Usia Pra-sekolah
Sebelum mengajak si kecil ke bank, ada baiknya mengenalkan jenis uang dan konsep menabung konvensional terlebih dahulu.

1. Kenalkan uang logam dan uang kertas pada si anak. Cara mudah mengenalkan uang kertas yaitu lewat warnanya. Setiap nominal memiliki warna yang berbeda. Uang logam paling gampang dikenal lewat berat dan ukurannya. Semakin berat uang yang anak miliki, maka akan semakin banyak uangnya.

2. Belikan si anak celengan kecil dengan bentuk yang lucu dan menarik, sehingga anak sudah suka duluan dengan bentuk celengannya. Jangan terlalu besar karena jika tidak penuh-penuh, maka anak akan cepat bosan menunggu hasilnya.

3. Biarkan anak memasukkan sendiri uangnya ke dalam celengan sehingga mereka merasakan sendiri menabung.

4. Beri si anak uang logam karena bunyi uang logam saat dimasukkan ke celengan bisa membuat anak ketagihan menabung. Selain itu, uang logam akan terasa lebih berat sehingga si anak merasa hasil yang didapat semakin besar.

5. Setelah celengan penuh, biarkan anak merasakan jerih payahnya dan mengajaknya membeli barang yang diinginkan memakai uang tersebut.

Setelah Anda merasa bahwa si anak mulai enjoy menabung, kini saatnya Anda mengajarkan konsep menabung di bank.

1. Jelaskan pada si anak keuntungan menabung di bank dengan cara konvensional. Misalnya, uang akan lebih aman di bank dibandingkan ditaruh di rumah, lalu jelaskan juga jika menabung di bank, uang anak Anda akan bertambah karena bank memberikan bunga tabungan. Walaupun jumlahnya kecil, namun konsep si anak sudah tertanam bahwa uangnya akan bertambah. Pasti si anak akan merasa tertarik.

2. Sebelum membuka tabungan junior, ada baiknya Anda mengajak si anak secara rutin ke bank pada saat Anda menyetorkan uang, jadi si anak merasa familiar dengan keadaan bank untuk membantu pemahamannya.

3. Sebaiknya pilih tabungan yang bebas biaya administrasi, sehingga anak tidak merasa uangnya hilang akibat potongan tersebut. Biarkan anak merasa uangnya malah bertambah karena mendapatkan bunga tabungan dan bukan potongan administrasi.

Share Button