Jangan menelan permen karet karena itu akan tinggal di perutmu selama 7 tahun! Jangan berjalan di musim dingin dengan rambut basah, nanti akan terkena flu! Jangan, jangan, dan jangan. Tanpa disadari kita bertumbuh dalam mitos kesehatan yang diajarkan oleh orang tua kita. Namun pertanyaannya, apakah semuanya itu terbukti secara medis? Orang tua kita bahkan nenek buyut kitalah yang menyebarkan informasi tersebut secara turun menurun.

Mari kita pelajari beberapa mitos kesehatan yang pernah ada dan pembuktiannya dalam dunia kedokteran.

yawn1. Menguap itu menular.
Penelitian pada monyet, anjing, dan manusia telah membuktikan jika satu orang menguap, maka orang di sekitarnya ikut menguap, jelas Steven Scharf, MD, PhD., Direktur dari Pusat Gangguan Tidur Universitas Maryland. Namun alasannya masih menjadi misteri. Kemungkinannya yaitu menguap merupakan tanda waspada, jadi beberapa orang berspekulasi itu menular untuk membantu tingkat kewaspadaan dalam sebuah kelompok terhadap ancaman.

dnews--1316--why-do-we-get-hiccups--large.thumb2. Ingin menghentikan cegukan? Biarkan seseorang menakut-nakuti Anda.
Rachel Vreeman, penulis beberapa buku tentang mitos kesehatan, mengatakan bahwa cegukan terjadi ketika otot diafragma dan pengendali syaraf Anda terjebak dalam ‘lengkung refleks’, di mana terjadi konstraksi secara tiba-tiba pada diafragma dan terjadi berulang-ulang. Pada umumnya, hal ini akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika sesuatu memutuskan lingkaran tersebut, seperti terkejut / terkesiap, bisa menghentikan cegukan lebih cepat.

man-in-shower3. Mandi air dingin bisa menurunkan gairah seks.
Tidak hanya karena air dingin bisa menyebabkan gangguan yang efektif, namun suhu air juga berpengaruh pada detak jantung Anda, jelas Larry Lipshultz, M.D., penasehat urologi Men’s Health. Suhu dingin menyebabkan pembuluh darah Anda menyempit, yang mempengaruhi aliran darah ke seluruh tubuh juga, termasuk ke penis Anda.

30776251d0ef6756_medfr16840.preview

4. Makan sambil berdiri, dapat membakar kalori lebih banyak.
Studi memang menunjukkan kalau posisi berdiri dapat membakar lemak 40% lebih banyak dibandingkan duduk. Namun kesalahan yang banyak dilakukan ketika makan sambil berdiri yaitu, seringkali kita tidak memberi banyak perhatian akan jenis makanan dan berapa porsi yang kita makan, dan akhirnya hal ini membuat kita makan tidak sehat dan mengkonsumsi lebih banyak.

3897201_w7005. Membaca di tempat gelap dapat membuat mata sakit.
Hal ini disebabkan pupil mata kita akan membesar jika berada di tempat gelap, jadi membuatnya lebih sulit fokus pada hal-hal detail, seperti membaca. Memang belum bisa dibuktikan apakah akan menyebabkan gangguan jangka panjang. Namun karena membaca di tempat terang jauh lebih nyaman, tidak usah repot-repot mencari tahu apakah kerusakannya akan permanen atau tidak, jelas Jeffrey Anshel, O.D., Fellow of the American Academy of Optometry, and President of the Ocular Nutrition Society.

Assorted Junk Food6. Makan makanan cepat saji (junk food) sebelum tidur, dapat menyebabkan mimpi buruk. Beberapa penelitian juga menunjukkan orang yang makan pedas atau makan manis sebelum tidur, juga dapat mimpi buruk. Bukan hanya makanan tertentu saja, namun sebaiknya memang kita tidak makan sesaat sebelum tidur. Jika mau dilihat secara ilmiahnya, mengkonsumsi gula yang berlebih sebelum tidur, dapat mempengaruhi fungsi otak selama tidur. Dr Vreeman menjelaskan hal tersebut namun belum ada data yang pasti mengenai hal tersebut.

Share Button