Di artikel sebelumnya (part 1), kita telah membahas penurunan berat badan secara umum. Namun apakah penurunan berasal dari hilangnya lemak ataupun otot, tentu hasilnya akan berbeda. Simak penjelasan di bawah ini.

Apa arti dari hilangnya lemak?
Ini artinya penurunan kandungan lemak yang terdapat dalam tubuh. Inilah yang perlu dirayakan. Lemak memang dikenal jahat dan bisa menimbulkan berbagai macam penyakit dalam tubuh jika berlebihan. Untuk menurunkan kadar lemak memang tidak segampang menurunkan berat badan. Hal ini melibatkan proses di mana tubuh menghancurkan lemak dan mengubahnya menjadi energi yang dibutuhkan tubuh. Untuk mencapai kondisi di mana tubuh mudah membakar lemak, ada baiknya kita berkonsultasi dengan ahli nutrisi.

Hal ini juga mencakup mengubah pola makan yang ada. Makan lebih sehat, dengan cara memilih mengonsumsi makanan bergizi tinggi seperti sayuran hijau dan makanan berkandungan protein tinggi. Selain itu kita juga perlu mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat, seperti minyak kelapa dan alpukat.

Di sisi lain, jika kita mengkonsumsi karbohidrat olahan seperti tepung, sereal, roti, kue, bahkan muffin, maka tubuh tidak akan pernah mencapai level pembakaran lemak yang maksimal. Kita akan cenderung cepat lapar dan akhirnya memakan snack seperti keripik, granola bar, bahkan kue kering. Makanan tersebut memang akan mengenyangkan namun 2 jam kemudian, kita akan merasa lapar lagi.

Sebuah pendekatan yang cukup terkenal untuk menurunkan berat badan yaitu membatasi kalori yang masuk, namun hal ini tidak akan berlangsung lama. Pernahkah kita memiliki pengalaman ini – memotong kalori yang masuk dalam tubuh dalam jangka waktu tertentu, menurunkan berat badan, namun kemudian berhenti dan akhirnya kita malah lebih gemuk dari berat badan semula?

Ya, itulah yang terjadi jika kita melakukan diet pembatasan kalori. Setelah tubuh kita menyadari bahwa kita kelaparan, tubuh kita malah mempertahankan lemak yang ada, bukan membakar lemak tersebut. Ini karena kita mengkonsumsi kalori lebih sedikit namun beraktivitas secara normal, padahal tubuh perlu kalori untuk memampukan kita beraktivitas normal. Kita juga akan mulai merusak jaringan otot untuk dijadikan energi yang dibutuhkan tubuh, karena kita tidak mengkonsumsi cukup nutrisi untuk tubuh. Kehilangan otot ini akan mengakibatkan kadar lemak tubuh meningkat dan menurunkan metabolisme tubuh.

Satu-satunya cara untuk membakar lemak di tubuh yaitu dengan cara lama, mengoptimalkan tubuh kita dengan mengkonsumsi nutrisi yang tepat.

Jadi manakah yang lebih penting?
Jika kita ingin terlihat seksi saat berbikini, maka lemak harus dihilangkan.
Jika kita ingin lebih sehat, bebas penyakit, dan memiliki energi penuh, maka lemak harus dihilangkan.
Jika kita ingin merasa lebih segar dan bisa menggerakkan tubuh dengan ringan, maka lemak harus dihilangkan.
Jika kita ingin melakukan olahraga naik gunung ataupun surfing tanpa merasa sakit, maka lemak yang harus dihilangkan.
Jadi buang timbangan Anda dan mulai melakukan pola makan yang benar serta berolahraga untuk menghilangkan lemak dalam tubuh.

Share Button