Membesarkan anak memang memerlukan trik-trik umum. Namun, membesarkan remaja perempuan dan laki-laki memiliki sedikit perbedaan. Keduanya tentu memiliki tantangannya masing-masing, namun untuk anak perempuan, tantangannya berada pada cinta, pengakuan, dan perlindungan. Nah, bagaimanakah cara menghadapinya? Bekali mereka dengan prinsip, kebenaran yang menjadi pokok dasar berpikir dan bertindak.

Sebagai orangtua, kita ingin anak-anak kita mampu bertahan dan siap dalam segala situasi. Tidak ada cara ajaib untuk mengatasinya, namun kita dapat membekali mereka dengan prinsip, kebenaran yang menjadi pokok dasar berpikir dan bertindak.

Tidak ada yang salah dengan melakukan apa yang benar, dan berikut ini adalah 10 prinsipnya.

1. Temukan kedamaian dan kebahagiaan dalam diri Anda.
Dengarkan suara hati Anda, karena pendapat orang lain tidak bisa Anda andalkan. Jika dunia memberitahu Anda untuk mengejar ketenaran, laki-laki, dan fashion, mereka sedang mengalihkan perhatian Anda dari apa yang sebenarnya penting. Dalam diri Anda adalah Tuhan. Mengisi rongga itu dengan hal lain hanya menjadi solusi sementara, bahkan berkat seperti teman-teman atau hobi. Pada akhirnya, rongga itu akan terbuka kembali jika tidak ada Tuhan di dalamnya.

2. Gadis cantik itu pasaran.
Kecantikan luar menarik perhatian, tapi yang mampu membuatnya tahan lama adalah kecantikan batin. Dikelilingi gadis-gadis super cantik tidak perlu membuat Anda terintimidasi. Kecantikan luar hanya sebatas cantik. Untuk melampaui itu, kecantikan luar harus dibarengi dengan sikap yang sesuai. Kecantikan seseorang menyusut, jika senang bersikap licik, pendendam, atau murahan; menonjol, berkat kilauan batinnya. Untuk membuat orang lain melihat Anda cantik sepenuhnya, hati dan penampilan perlu diperbaiki secara imbang.

3. Di suatu titik, Anda pasti akan mencapai puncak kejayaan.
Kita tak dapat memprediksinya, namun kita harus memiliki keyakinan. Mungkin Anda merasa risi saat melihat orang lain berhasil, padahal Anda sendiri terpuruk. “Mengapa orang itu selalu menang?” dan “Mengapa kerja keras saya sia-sia?”. Percayalah, setiap hal yang Anda alami sekarang, bahkan yang buruk, akan mempersiapkan Anda untuk hal yang lebih besar. Dinamika Anda di sekolah bukan inti dari hidup Anda. Segalanya senantiasa berubah. Setiap orang tumbuh dan belajar seiring dengan waktu. “Si Anak Culun” di SMP Anda mungkin akan menjadi “Most Likely to Succeed” saat Anda lulus SMA. Dengan menemukan hasrat Anda, terus menekuninya, dan siaga saat muncul peluang, hari cerah Anda akan datang.

4. Merasa nyaman di luar zona nyaman akan membuat Anda teguh.
Teguh dengan pendirian itu penting. Jika tidak, di mana pun Anda berada, orang-orang akan mencoba mendesak dan melawan pendirian Anda. Tak masalah, kok, jika Anda satu-satunya orang yang tidak minum di suatu pesta, atau tidak ikut berenang telanjang di sungai. Selama Anda mampu menetapkan batasannya, orang-orang akan berhenti menggangu, malah menghormati Anda karena berani melawan arus. Jadi, Anda perlu selalu selangkah di depan dalam menghadapi kondisi sulit, dan jangan mengharapkan orang lain, yang tidak selalu ada, untuk mendukung Anda.

5. Anda dilahirkan untuk menggapai bintang.
Saat Anda nyaman hanya diam dan tak terdeteksi, Anda jadi tunduk bersama kerumunan orang yang menghindari perhatian karena tidak berani beda. Tapi Anda berbeda. Anda autentik. Apa yang membuat Anda berbeda membuat Anda hebat, dan hanya Anda yang bisa memperlihatkannya kepada dunia. Bagaimana cara mengakses bakat-bakat Anda? Kuncinya adalah suara hati. Suara hati Anda akan menuntun Anda untuk berhasil.

6. Kita ada di sini bukan untuk memuja diri sendiri.
Menjunjung tinggi girl power dan menjadi perempuan yang kuat, berani, dan percaya diri merupakan hal yang luar biasa. Namun, perlu dibedakan antara mencintai dan memuja diri sendiri. Mencintai diri sendiri artinya menyadari bahwa Anda istimewa karena merupakan ciptaan Tuhan, yang dianugerahi harga diri, kecantikan, dan makna hidup. Nilai diri Anda tidak akan berubah jika Anda sukses maupun gagal. Sedangkan, memuja diri sendiri cenderung ke keegoisan karena selalu berpikir “Aku lebih baik dari semua orang”. Selalu ingin menjadi nomor 1 dan menganggap diri sendiri sebagai pusat alam semesta merupakan ciri-cirinya. Kebahagiaan dan keegoisan tidak dapat hidup berdampingan.

7. Lelaki adalah makhluk visual.
Jika kita simak, tren fashion saat ini semakin tidak masuk akal. Rok mini pengekspos paha. Atasan super sempit penonjol dada. Itulah sekelumit contoh dari gaya busana gadis masa kini. Mungkin ini anggapan Anda tentang kecantikan, dan ini memengaruhi cara lelaki melihat Anda. Tapi, coba pertimbangkan bahwa lelaki tidak mengagumi Anda seperti Anda mengagumi diri Anda sendiri. Mungkin mereka menatap, berulang kali, melihat Anda yang berpakaian terbuka. Namun kemungkinannya mereka bukan hanya terpesona dengan kecantikan Anda, melainkan selangkah lebih jauh dengan mengkhayal secara seksual, membayangkan warna apa celana dalam yang sedang Anda kenakan, atau seperti apa jika Anda telanjang.

8. Mengejar laki-laki itu tidak keren, malah menggangu.
Kerap didengar, jika menyangkut lelaki, gadis-gadis saat ini terlalu berlebihan. Menelepon. Mengirim pesan. Konstan. Lelaki tidak menyukai itu, mereka senang mendapat tantangan, dan malah kehilangan minat kalau perempuan yang memulai lebih dulu. Tuhan menciptakan kita untuk menjaga hati, bukan untuk membagikannya secara bebas pada siapa saja yang datang dan pergi.

9. Keputusan Anda hari ini menentukan reputasi Anda.
Keputusan-keputusan yang Anda buat hari ini merupakan langkah awal menuju siapa Anda sebenarnya. Tidak ada yang menjadi “gadis nakal” dalam semalam, bukan? Meski tampak remeh, keputusan-keputusan seperti “Aku ingin mencoba bir itu.” atau “Apa salahnya mencoba satu hisap rokok?” akan menggiring Anda kepada keputusan-keputusan buruk selanjutnya. Bisakah Anda hidup dengan keputusan-keputusan itu? Jika tidak, apapun pilihan yang Anda buat, pastikan itu adalah yang terbaik.

10. Kebaikan mengalahkan popularitas.
Gadis-gadis populer yang kerap mem-bully adalah tantangan tersendiri. Mereka senang berkuasa, namun pada akhirnya, mereka akan kehilangan itu semua karena pertemanan di antara mereka tak pernah nyata. Limpahkan kebaikan. Perlihatkan kekuatan persahabatan sejati dan niat baik. Karena gadis-gadis pem-bully hanya akan berkuasa sejenak, sedangkan dalam jangka panjang, gadis-gadis yang berbuat kebaikanlah yang populer.

Sepuluh tahun dari sekarang, di mana Anda harap Anda berada? Analisis mundur dari situ. Apa impian Anda, pilihan-pilihan apa yang perlu Anda buat. Tentu dalam prosesnya, Anda akan membuat kesalahan. Teman-teman Anda pun pasti begitu. Anda perlu belajar memaafkan, dan tidak menghakimi keputusan orang lain. Tapi jangan membodohi diri sendiri dengan mengikuti arus buruk, berharap Anda bisa membawa pergaulan itu menjadi lebih baik, karena Anda malah terancam terbawa arus. Ini hidup Anda. Masa depan Anda. Jangan membahayakannya demi sensasi sesaat.

Lebih lagi, cintai diri sendiri dan temukan keamanan pada Tuhan. Tidak ada seorangpun, kesalahan apapun, yang dapat mengubah siapa Anda dalam Tuhan. Anda dicintai. Anda berharga. Bahkan jika Anda merasa sedang berjalan tanpa arah, percayalah, Anda akan baik-baik saja.

Sumber

Share Button