Moms, kasus penculikan anak cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Mengerikan ya? Jangan sampai buah hati kita menjadi korbannya. Segera lakukan tindakan preventif ini untuk melindungi mereka.

Sebagai orangtua, kita yang bertanggung jawab menjauhkan anak dari bahaya dan memastikan keamanannya. Lindungi buah hati Anda dengan mengedukasi dan mendampingi anak, mempertahankan gaya hidup sederhana, dan menghindari konflik dengan orang lain, Moms.

1. Ajarkan anak mengenali perilaku orang lain yang berbahaya
Biasanya, penculik bersikap ramah pada anak dan mencari segala cara untuk menarik perhatian anak. Misalnya, pura-pura meminta bantuan mencari peliharaannya yang hilang, menawarkan uang atau permen supaya anak mau ikut, bahkan sengaja menyapa anak selama beberapa hari berturut-turut agar anak merasa lebih mengenal mereka. Maka dari itu, ajarkan anak untuk mengidentifikasi dan mewaspadai orang asing dan segera memberitahukannya kepada Anda.

2. Hindari rasa takut dengan bertindak cerdas
Sulit bagi anak untuk membedakan orang baik dan orang jahat, yang bisa Anda ajarkan adalah melihat dari tindakannya. Jika orang asing tersebut tersenyum tapi mengajak anak masuk ke dalam mobil, itu adalah tindakan yang berbahaya. Saat mengenali tindakan berbahaya, minta anak untuk menjauhi bahaya tersebut dan segera teriak minta bantuan ke tempat yang lebih ramai.

3. Pertahankan gaya hidup yang sederhana
Dilimpahkan berkah menjadi kalangan yang berkecukupan, bahkan lebih, ada baiknya kita tetap rendah hati dan tak memamerkan kekayaan secara berlebihan. Menyombongkan kekayaan bisa memperbesar kemungkinan bahaya penculikan karena orang lain yang mungkin tak seberuntung Anda bisa terpancing untuk mengincar harta dengan menculik anak Anda.

4. Hindari konfilk dengan orang lain
Sebisa mungkin hindari permasalahan dengan orang lain yang mungkin juga berhubungan dengan anak Anda, seperti pengasuh, supir, atau tetangga. Apabila konflik semakin parah dan tak segera dituntaskan, anak berisiko dijadikan umpan untuk melakukan pemerasan atau balas dendam. Oleh karena itu, selalu pastikan keamanan anak dengan mewaspadai orang-orang di sekitarnya. Salah satunya adalah pengasuh anak. Usaha mencari pengasuh anak yang baik akan sepadan dengan keamanan dan kenyamanan anak Anda. Simak Bagaimana sih Cara Mencari Pengasuh Anak yang Baik? untuk panduan lebih lanjut.

5. Usahakan agar anak selalu didampingi
Bahaya lebih mudah datang saat anak sendirian. Oleh karena itu, anak perlu diawasi saat berada di luar rumah. Hal ini bukan berarti Anda harus mendampingi anak setiap detiknya saat sekolah atau bermain di taman. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar anak tidak sendirian. Misalnya, gunakan fasilitas antar jemput sekolah agar anak bisa berangkat dan pulang bersama anak-anak lain, ajak para tetangga yang juga mempunyai anak untuk membuat komunitas keamanan anak, atau samakan jadwal waktu bermain sehingga anak-anak bisa beraktivitas bersama di dalam kompleks.

Sebagai orangtua, kita yang bertanggung jawab menjauhkan anak dari bahaya dan memastikan keamanannya. Lakukan langkah-langkah ini untuk melindungi buah hati Anda, Moms.

Share Button