Lebih dari 40% populasi dunia kekurangan vitamin D. Apakah Anda salah satunya?

Ternyata, kesehatan tulang tak hanya berkat kalsium saja. Vitamin D berperan penting dalam tubuh untuk menyerap kalsium. Tak hanya itu, vitamin D juga memiliki fungsi dalam mempertahankan kekebalan tubuh, perkembangan otak, hingga melawan depresi. Nah, ingin tahu lebih lanjut tentang vitamin D? Simak selengkapnya di sini.

Tinggal di negara tropis, orang Indonesia cenderung menghindari sinar matahari karena takut kulit menjadi gelap atau hitam. Padahal, vitamin D yang diproduksi oleh tubuh membutuhkan bantuan sinar matahari yang cukup setiap harinya.

Berbeda dengan vitamin-vitamin penting lainnya, vitamin D dapat diproduksi oleh tubuh. Dengan bantuan sinar matahari yang cukup setiap harinya – hanya dalam hitungan menit, tubuh dapat menciptakan vitamin D alami. Selain itu, vitamin D juga dapat diperoleh dari makanan dan minuman seperti salmon, tuna, ati sapi, jamur, keju, telur, dan susu atau sereal yang diperkaya vitamin D.

Lalu, mungkinkah Anda kekurangan vitamin D? Mungkin saja. Risiko terbesar berada pada bayi yang masih menyusu karena ASI tak dapat menyediakan seluruh vitamin D yang dibutuhkan oleh bayi. Orang dewasa pun memiliki risiko karena seiring dengan waktu, kulit kita semakin tidak efisien dalam memproduksi vitamin D. Kondisi kesehatan tertentu – antara lain radang usus dan cystic fibrosis – juga dapat meningkatkan risiko kekurangan vitamin D.

Jika tubuh kekurangan vitamin D, kekuatan dan kesehatan tulang dapat terganggu karena tubuh jadi kesulitan untuk menyerap kalsium. Akibatnya, anak-anak bisa mengalami gangguan dalam pembentukan tulang, orang dewasa bisa mengalami osteomalacia (pelunakan tulang dan pelemahan otot), dan orang tua dapat mengalami osteoporosis. Oleh karena itu, pastikan asupan harian vitamin D Anda sudah mencukupi ya!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.