Tubuh mungkin langsing, tapi perut kok buncit? Bukan hanya tak enak dilihat, kelebihan lemak di bagian perut juga bisa membahayakan kesehatan.

Sebenarnya, kelebihan lemak di bagian tubuh mana saja bisa dibilang tidak sehat. Namun berdasarkan penelitian, lemak yang menumpuk di bagian perut memiliki risiko yang lebih berbahaya, faktor timbulnya penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, stroke, hingga kanker.

Ada dua jenis lemak yang ada pada bagian perut Anda: lemak subkutan dan lemak viseral. Lemak subkutan berada tepat di bawah kulit dan di atas otot-otot perut, sedangkan lemak viseral berada lebih dalam di balik otot-otot perut dan sekeliling organ-organ Anda. Nah, mana yang berbahaya? Keduanya merupakan faktor timbulnya penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, stroke, hingga kanker. Namun, penelitian menunjukkan bahwa lemak viseral lebih berbahaya dari lemak subkutan karena lemak ini melepaskan lebih banyak molekul-molekul peradangan secara konsisten.

Apa yang membuat terkumpulnya lemak viseral? Salah satu penyebab utamanya adalah kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat yang seiring waktu dapat mengakibatkan resistansi insulin – baca lebih lanjut mengenai resistansi insulin pada artikel Dari Mana Datangnya Lemak?

Lalu, bagaimana cara menghilangkan kelebihan lemak di perut?

1. Olahraga dengan intensitas tinggi dan latihan ketahanan tubuh.
Olahraga intensitas tinggi seperti berlari atau bersepeda dengan kecepatan tinggi (sprint), latihan berinterval, dan latihan angkat beban menyeluruh sangat efektif dalam menghilangkan lemak viseral. Hal ini dapat terjadi karena olahraga intensitas tinggi dapat meningkatkan jumlah hormon pembakar lemak, membantu tubuh meningkatkan kemampuannya dalam mengatur glukosa, dan meningkatkan sensitivitas terhadap insulin.

2. Mengendalikan kadar gula darah dengan nutrisi yang tepat.
Meningkatkan sensitivitas insulin dapat dilakukan dengan mengurangi konsumsi gula dan tepung olahan, dan memfokuskan pola makan Anda pada lemak sehat seperti alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun, telur, ikan, dan sebagainya. Selain lemak, konsumsi protein dan serat juga perlu ditingkatkan. Mengonsumsi karbohidrat dari sayuran dan buah-buahan yang berserat tinggi – dibanding karbohidrat olahan – juga merupakan cara yang baik dalam mengatasi lemak viseral.

Ayo, jangan abaikan bahaya perut buncit dan segera atasi!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.