Pepatah “he who fails to plan, plans to fail” mengingatkan akan pentingnya perencanaan di segala aspek kehidupan, termasuk keuangan. Tanpa perencanaan yang baik, berbagai keruwetan bisa saja timbul. Jujurlah pada kapasitas diri ketika membuat rencana agar hasil akhir yang diharapkan pun tidak mengawang dan bisa maksimal.

Selain perencanaan di awal, vital juga untuk menjalankan sesuai rencana dalam keseharian. Kemampuan atau ketidakmampuan Anda untuk taat pada rencana akan berimbas pada hasil jangka panjang. Memang, konsistensi akan membuahkan hasil terbaik.

Dalam perencanaan keuangan, langkah pertama adalah mencatat pengeluaran dan pemasukan harian. Berikan waktu, misalnya sebulan, lalu analisis untuk menentukan bagian yang harus dipangkas atau ditambah. Kemudian, lakukan hal berikut ini:

1. Pos Keuangan
Pertama, kategorikan berdasarkan jenis lalu sisihkan untuk investasi. Misalnya, ada pos makan, pos transport, pos kado, pos shopping dan pos pengeluaran tak terduga. Klise tapi biasanya benar, taatlah pada pos alokasi. Paksa diri untuk tidak melanggar budget yang telah ditentukan.

2. Liburan

Rencanakan liburan atau sekedar ‘happy time’ untuk relaksasi dari rutinitas. Tapi atur sejak dini sehingga harga akomodasi dan tiket bisa lebih murah. Mungkin juga Anda bisa mendapatkan diskon tertentu yang bisa membantu penghematan.

3. Internet dan Mobile Banking

Manfaatkan teknologi banking untuk melakukan transaksi, dari pembayaran tagihan sampai investasi. Selain itu, rincian transaksi yang tercatat secara tidak langsung bisa jadi buku kas kita.

4. Gadget

Integrasikan perencanaan ke dalam gadget Anda sebagai pengingat (alarm). Semisal, ulang tahun kerabat, menyiapkan kado di awal memungkinkan pemilihan barang yang lebih cermat dari sisi harga maupun fungsi.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.