Demi memperbaiki gaya hidup, kita cenderung menghindari makanan yang kurang sehat dan mencari alternatif makanan yang lebih sehat. Tapi, tahukah Anda mana makanan yang benar-benar menyehatkan, dan mana makanan yang hanya pura-pura menyehatkan? Hati-hati, 5 “makanan sehat” ini bisa jadi hanyalah junk food yang sedang menyamar!

Tak jarang produsen sereal mempromosikan kelebihan produknya, mulai dari “rendah lemak” hingga “gandum utuh”. Namun, saat kita melihat kandungan gizinya, tak jarang isinya didominasi oleh gandum olahan, gula, dan bahan-bahan buatan.

low-fat1. Makanan prosesan yang “rendah lemak” dan “tanpa lemak”
Pemikiran masyarakat yang takut akan makanan berlemak membuat produsen makanan berusaha membuang lemak dari produk mereka. Masalahnya, makanan jadi cenderung tak seenak yang seharusnya saat tak lagi mengandung lemak. Nah, sebagai penggantinya, produk makanan kerap diberi tambahan gula untuk memperbaiki rasa. Hal yang perlu diperhatikan adalah konsumsi gula yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan, jauh melampaui bahaya lemak jenuh. Produk “rendah lemak” atau “tanpa lemak” yang ada di luar sana umumnya adalah makanan yang telah melalui banyak proses dan mengandung banyak gula.

dressing2. Saus untuk salad (salad dressing)
Sayuran dan buah-buahan merupakan “makanan wajib” bagi orang yang ingin hidup sehat. Namun, makanan ini – terlebih sayuran – umumnya akan terasa hambar tanpa diberi saus yang melezatkannya. Sayangnya, banyak produk saus salad yang sebenarnya mengandung banyak bahan-bahan tak sehat seperti gula, lemak trans, dan bahan-bahan buatan. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu membaca kandungan yang ada pada saus salad yang Anda beli, atau buat saus versi Anda sendiri menggunakan bahan-bahan yang lebih sehat seperti yogurt atau minyak zaitun.

fruit-juice3. Jus buah
Namanya saja jus buah, pasti sehat karena terbuat dari buah kan? Tidak juga. Sebagian besar produk jus buah yang dijual di pasaran bukanlah jus yang murni dari buah, hanya bahan-bahan buatan yang terasa seperti buah dengan tambahan gula yang kadarnya serupa dengan minuman bersoda atau minuman manis lainnya. Artinya, sama saja Anda meminum air gula rasa buah. Oleh karena itu, lebih baik mengonsumsi buah-buahan dalam bentuk aslinya yang masih mengandung serat dan kandungan-kandungan bernutrisi lainnya.

sport4. Minuman olahraga
Setelah berolahraga, tubuh kita membutuhkan cairan untuk menyegarkan tubuh dan mencegah dehidrasi. Terciptalah minuman olahraga yang dirancang untuk para atlet, mengandung elektrolit (garam) dan gula yang dapat dimanfaatkan para atlet untuk menambah energi. Namun, orang pada umumnya tak membutuhkan tambahan garam dan gula untuk kegiatan sehari-harinya. Ya, mungkin minuman olahraga lebih tidak berbahaya dibanding minuman ringan manis lainnya karena kandungan gulanya lebih sedikit. Tapi, saat Anda haus setelah berolahraga, lebih baik pilih air putih untuk melepas dahaga.

cereal5. Sereal
Sebagian besar produk sereal untuk sarapan mengklaim bahwa produknya sehat dan bergizi. Tak jarang produsen sereal mempromosikan kelebihan produknya, mulai dari “rendah lemak” hingga “gandum utuh”. Namun, saat kita melihat kandungan gizinya, tak jarang isinya didominasi oleh gandum olahan, gula, dan bahan-bahan buatan. Kandungan-kandungan ini perlu lebih diperhatikan, karena sereal merupakan salah satu makanan yang mungkin dikonsumsi setiap pagi untuk memulai hari Anda.

Makanan yang sehat tidak memerlukan klaim pada kemasannya, karena makanan yang utuh – seperti sayuran dan buah-buahan – adalah satu-satunya bahan yang digunakan. Intinya, makanan yang diberi label “rendah …” atau “organik” belum tentu lebih sehat. Satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah dengan teliti memeriksa kandungan bahan-bahannya.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.