Kita pasti jijik atau menghindari menyentuh benda-benda yang sudah pasti kotor. Dudukan kloset di toilet umum, tutup tempat sampah di pinggir jalan, hingga pegangan yang ada di kereta atau bus. Namun, mungkinkah benda-benda yang ada di rumah Anda – yang setiap hari Anda gunakan – tanpa disadari juga merupakan sarang kuman dan bakteri? Yuk, ketahui benda apa saja yang rentan jadi sarang kuman dan cara mengatasinya!

Dalam sebuah studi penggunaan maskara selama 3 bulan, 40 persen dari tabung maskara yang diteliti terdapat bakteri yang tumbuh di dalamnya.

spons1. Spons
Spons bisa menjadi tempat yang nyaman bagi bakteri untuk berkembang biak. Bagaimana tidak? Spons sering dalam keadaan lembap, memiliki banyak pori-pori, dan tak jarang terdapat serpihan sisa-sisa makanan di dalamnya. Agar terhindar dari bakteri seperti E. Coli dan Salmonella, bersihkan spons sekali seminggu dengan merendamnya dalam cairan pembersih (bleach) selama 5 menit, atau letakkan dalam microwave dengan suhu tinggi selama 2 menit. Metode microwave ini telah dibuktikan dapat membunuh bakteri hingga 99% lho!

 

talenan2. Talenan
Tahukah Anda bahwa daging mentah mengandung banyak sekali bakteri? Hal ini tentu dapat berbahaya jika Anda langsung menggunakan talenan untuk memotong makanan yang bisa langsung dimakan setelah memotong daging mentah tanpa mencucinya terlebih dahulu. Untuk menghindari pertumbuhan bakteri pada talenan, bersihkan talenan secara rutin dengan air panas. Jika talenan terbuat dari kayu, letakkan dalam microwave untuk membunuh bakteri, namun hati-hati karena jika terlalu lama dapat terbakar. Keringkan talenan sepenuhnya sebelum menyimpannya dan ganti dengan yang baru secara rutin.

 

keset3. Alas kamar mandi
Alas yang menempel rapat pada lantai kamar mandi dan meresap air dan kotoran setiap hari dapat memberikan fasilitas yang nyaman untuk pertumbuhan jamur dan bakteri. Oleh karena itu, alas kamar mandi perlu rutin dibersihkan. Jika memungkinkan, gunakan suhu tinggi dan cairan pembersih, serta pisahkan dari pakaian atau seprai. Jangan lupa untuk membersihkan lantai kamar mandi sebelum mengembalikan alas supaya lantai maupun alas bebas jamur dan bakteri.

 

make-up4. Alat rias
Dalam sebuah studi penggunaan maskara selama 3 bulan, 40 persen dari tabung maskara yang diteliti terdapat bakteri yang tumbuh di dalamnya. Agar alat kosmetik Anda tak menjadi sarang penyakit, ganti alat makeup untuk mata setiap 3 bulan, losion dan alat rias cair setiap 6 bulan, serta lipstik dan kuteks setiap 2 tahun.

 

 

sikat-gigi5. Sikat gigi
Menurut penelitian, toilet yang di-flush dapat melontarkan bakteri ke udara. Oleh karena itu, simpan sikat gigi Anda jauh dari kloset dan tutup kloset sebelum mem-flushnya. Bilas sikat gigi Anda hingga bersih dan keringkan, jangan lupa juga untuk menggantinya dengan yang baru setiap 3-4 bulan.

 

 

handuk6. Handuk
Setelah capek-capek mandi untuk membersihkan tubuh, jangan sampai kotor lagi karena handuk Anda yang masih lembap. Mengeringkan handuk setelah mandi tak hanya membuang kandungan air, tapi juga sel-sel kulit mati dan bakteri penyebab infeksi. Selalu gunakan handuk yang kering dan cucilah seminggu sekali.

 

 

lens7. Lensa kontak
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 80% lensa kontak yang diperiksa ternyata terkontaminasi oleh bakteri. Untuk menjaga kebersihan lensa kontak Anda, bersihkan lensa kontak dan tempatnya setiap hari. Lap tempat lensa kontak Anda setiap digunakan dan ganti baru tiap bulan (atau rendam dalam air panas selama beberapa menit).

 

tas8. Tas tangan
Ternyata, tas wanita termasuk tiga besar benda terkotor yang dipegang sepanjang hari lho! Malah, sebuah penelitian kecil menemukan bakteri E. Coli pada 25% dari 50 sampel tas yang mereka periksa. Cara mengatasinya cukup sederhana: hindari menaruh tas pada lantai yang kotor dan bersihkan atau cuci setiap minggu.

 

 

botol9. Botol air minum
Bakteri bisa ditemukan dalam botol jika tidak dibersihkan dengan baik. Malah, hasil penelitian pada botol air minum milik anak sekolah ternyata sangat kotor, air ini bisa diklasifikasikan oleh pemerintah sebagai air yang tidak aman untuk diminum! Oleh karena itu, selalu bersihkan botol sehabis digunakan dan rendam dalam cairan pembersih selama 2 menit setiap minggunya. Bilas dan keringkan sepenuhnya. Pilih botol minum yang bermulut lebar sehingga lebih mudah dibersihkan dan dikeringkan.

 

remote10. Remote televisi
Sebuah penelitian terhadap kebersihan rumah sakit menemukan bahwa remote TV tiga kali lebih kotor dibandingkan benda-benda lain dalam ruangan! Oleh karena itu, bersihkan remote dengan disinfektan atau pembersih antibakteri di rumah maupun di tempat lain sebelum menggunakannya.

Ayo, rajin bersihkan benda-benda yang rentan jadi sarang kuman di rumah Anda!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.