Kok setiap hari mood naik turun, selalu lapar atau berhasrat makan makanan tertentu, dan berat badan tak kunjung turun? Jangan panik, mungkin Anda hanya perlu menyeimbangkan kadar gula darah yang naik. Nah, berikut ini caranya.

Mengonsumsi karbohidrat dengan protein dan lemak yang proporsional merupakan kunci gula darah yang seimbang. Protein berfungsi untuk menyampaikan sinyal ke otak bahwa kita sudah kenyang, lemak berfungsi untuk membantu kita merasa kenyang lebih lama.

1. Makan karbohidrat sehat yang membantu menyeimbangkan gula darah
Manfaatkan sayuran dan buah-buahan sebagai karbohidrat sehat yang penuh nutrisi. Sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan merupakan makanan yang tepat untuk menyeimbangkan gula darah lho. Makanan ini melepaskan energi secara perlahan ke peredaran darah sehingga tubuh dapat lebih mudah menstabilkan kadar gula dalam darah. Seimbangkan juga asupan karbohidrat Anda dengan protein dan lemak sehat.

2. Makan makanan yang mengandung protein
Saat mengonsumsi karbohidrat, protein diperlukan untuk memperlambat pelepasan energi yang membantu menyampaikan sinyal ke otak bahwa kita sudah kenyang. Protein membantu menarik gula dari darah ke sel-sel sehingga tubuh dapat menggunakannya untuk energi. Memakan karbohidrat, protein, dan lemak yang proporsional merupakan kunci gula darah yang seimbang.

3. Makan makanan yang mengandung lemak sehat
Lemak dibutuhkan untuk memperlambat penyerapan glukosa ke aliran darah dan membantu kita merasa kenyang lebih lama. Jangan takut untuk mengonsumsi lemak sehat seperti pada ikan, kuning telur, atau minyak kelapa. Lemak memberikan efek kenyang dan puas setelah makan, yang tak dapat dilakukan sendiri oleh karbohidrat. Jika kita menghindari lemak, kemungkinannya adalah kita jadi menggantikan lemak dengan yang manis-manis agar makanan yang kita makan tetap enak.

4. Jangan lupa makan pagi
Melewatkan makan pagi dapat meningkatkan produksi hormon-hormon stres dalam tubuh dan mengacaukan kadar gula darah sepanjang hari. Makanya, santaplah sarapan sekitar 30-45 menit setelah Anda bangun. Masukkan protein dan lemak sehat dalam menu sarapan Anda yang bisa membantu mengenyangkan dan menjaga keseimbangan gula darah Anda.

5. Hindari pemicu lonjakan gula darah
Penyebab utama tingginya gula darah adalah gula dan karbohidrat olahan. Maka dari itu, Anda perlu menghindari makanan dan minuman yang mengandung dua hal tersebut. Misalnya, minuman manis dan bersoda biasanya mengandung banyak gula dan pemanis buatan yang bisa membahayakan kesehatan. Hindari juga stimulan seperti kafein dan nikotin yang dapat memengaruhi gula darah karena meningkatnya hormon adrenalin.

6. Perbaiki kualitas tidur
Kurang tidur memengaruhi gula darah dengan berbagai cara. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat secara drastis mengurangi toleransi tubuh terhadap glukosa, membuat sel lebih sulit menyerap glukosa dan meningkatkan kadar gula dalam darah. Tidak hanya itu, kurang tidur juga memiliki berbagai pengaruh buruk lain pada tubuh. Ketahui selengkapnya di 6 Alasan Risiko Kesehatan Kurang Tidur.

7. Gunakan alat cek kadar gula darah
Meski kondisi tubuh dapat membantu mengindikasikan kadar gula darah Anda, cara paling mudah untuk mengetahuinya secara akurat adalah dengan menggunakan alat cek kadar gula darah. Alat ini juga dapat membantu Anda mengubah dan menyesuaikan asupan makanan Anda sehari-hari. Jika gula darah Anda terlalu tinggi, coba perbanyak lemak sehat dalam menu makanan dan kurangi karbohidratnya. Jika gula darah Anda terlalu rendah, coba tingkatkan karbohidrat dan mungkin selipkan kudapan sehat di antara waktu makan Anda.

Saat gula darah stabil, Anda akan merasa lebih berenergi, hasrat makan mereda, dan berat badan pun terkendali.

medikalokaArtikel ini disponsori oleh Medikaloka dan telah diverifikasi oleh dr. Rezkha Amalia, General Practitioner di Medikaloka Healthcare.
Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.