Musim hujan datang, suara batuk dan buang ingus pun mulai mendominasi ruangan kantor. Belum lagi penyakit-penyakit lain yang mudah menjangkit di musim hujan. Heits, jangan sampai Anda kena juga! Ikuti tips sehatnya di sini yuk.

Penyebaran virus dan bakteri di kantor bisa sangat cepat. Bayangkan saja, salah satu rekan kerja Anda yang belum benar-benar sembuh, dari sakit tifus misalnya, tanpa sadar memindahkan bakterinya ke gagang pintu kantor. Tak lama kemudian, rekan kerja yang lain membuka pintu yang sama lalu ke dapur dan menekan tombol dispenser. Dalam hitungan jam, bakteri Salmonella Typhi ini bisa tersebar ke sebagian besar orang kantor dan permukaan benda yang ada di kantor. Tinggal menunggu waktu hingga bakterinya sampai ke Anda. Lalu, bagaimana dong cara Anda tetap sehat?

1. Jaga jarak
Ada rekan kerja yang sedang sakit? Lebih baik jaga jarak untuk sementara waktu. Partikel yang mengandung virus flu bisa terhembus dari orang yang sedang sakit setidaknya sejauh 2 meter, sedangkan tifus bisa ditularkan langsung melalui bakteri dari penderitanya. Jadi, lebih baik “bermusuhan” sebentar deh daripada ikutan sakit.

2. Mau bersalaman? Fist bump aja deh!
Supaya tidak tertular penyakit, kebersihan tangan perlu banget dijaga. Oleh karena itu, rajin-rajinlah mencuci tangan. Kalau air dan sabun sedang tak tersedia, gunakan hand sanitizer yang minimal mengandung 60% alkohol. Untuk mengurangi risiko penyebaran bakteri atau virus, bisa juga memulai tren fist bump (tos dengan kepalan tangan) dibanding bersalaman yang ternyata 20x lebih higienis!

3. Lap, lap, lap!
Coba lihat meja Anda. Ada keyboard, mouse, telepon, dan benda-benda lain yang bisa menjadi sarang bakteri dan virus penyebab penyakit. Malah, meja kantor bisa punya 400x lebih banyak bakteri dari dudukan toilet lho. Hiiii! Makanya, siapkan cairan pembersih dan lap seluruh meja Anda hingga kinclong.

4. Minum teh
Stres bisa melemahkan kekebalan tubuh lho. Makanya, saat kepala mulai mumet, coba minum teh hitam. Teh hitam bisa membantu menurunkan kadar hormon kortisol (yang berhubungan dengan meningkatnya stres, tekanan darah, dan kadar gula darah) dan membuat Anda lebih rileks.

5. Dengarkan Beethoven, Mozart, Chopin, dkk.
Minum teh hitam kurang “nendang”? Pasang musik klasik. Bekerja diiringi alunan musik klasik bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik Anda.

6. Kalau lapar, siapkan snack Anda sendiri
Saat perut mulai bergejolak minta kudapan, hindari snack tawaran meja sebelah. Jika cara penyimpanan atau pengambilannya kurang higienis, bakteri dan virus yang mungkin ada di situ langsung masuk ke badan Anda lho. Belum lagi jika Anda melahap makanan pinggir jalan yang lebih rentan terkontaminasi bakteri dan virus.

7. Vaksinasi
Sebenarnya, cara yang efektif untuk terhindar dari penyakit berbahaya musim hujan seperti tifus adalah vaksinasi. Jangan anggap remeh, tifus merupakan salah satu penyakit yang juga bisa menyebabkan kematian lho, dengan komplikasi serius seperti pendarahan usus dan peradangan otot jantung. Oleh karena itu, lakukan langkah pencegahan dengan vaksin tifoid setiap 3 tahun.

Tak mau ikut tren berupa penyakit kan? Makanya, yuk selalu jaga kesehatan!

Artikel ini telah diverifikasi oleh dr. Rezkha Amalia, General Practitioner di Medikaloka Healthcare.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.