Moms, mengisi liburan panjang bersama buah hati bisa jadi perjalanan yang menyenangkan, atau… merepotkan. Nah, bepergian bersama anak pastinya perlu persiapan yang matang supaya liburan tetap asyik dan aman. Persiapan apa saja sih yang diperlukan?

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah keamanan. Supaya terhindar dari risiko kehilangan anak di tempat ramai, pasangkan monitor pada anak. Jadi, kalau suatu saat Anda kesulitan menemukan si kecil, tekan remote yang akan membunyikan alarm di anak dan membantu Anda menemukan mereka. Alarm juga bakal bunyi kalau jarak anak melebihi angka yang sudah diatur, atau kalau alatnya dilepas tanpa sepengetahuan Anda.

1. Booking dari awal
Meski spontanitas bisa membawakan pengalaman seru, bepergian dengan anak perlu perencanaan yang lebih pasti, terutama di mana Anda akan menginap. Kalau Anda berlibur saat musim ramai dan belum booking apa pun, bisa-bisa Anda menghabiskan waktu seharian cuma untuk mencari penginapan yang kemungkinan besar sudah penuh. Konsekuensinya, Anda jadi kerepotan karena anak capek, bosan, lapar, atau keluhan lainnya di perjalanan.

2. Renggangkan jadwal perjalanan
Kalau Anda terbiasa merancang jadwal perjalanan yang padat saat bepergian tanpa anak, ada baiknya kali ini Anda merenggangkan jadwalnya supaya tamasya Anda tak terburu-buru. Makin sedikit tempat yang harus Anda kunjungi bersama buah hati setiap harinya, makin santai dan nikmat liburan Anda. Hal ini juga bisa memberi Anda keleluasaan kalau tiba-tiba muncul suatu hambatan atau masalah, misalnya cuaca buruk atau anak kelelahan.

3. Kunjungi dokter sebelum pergi
Kalau Anda akan pergi ke luar negeri, kunjungi dokter sebelum pergi untuk mendiskusikan rencana perjalanan dan vaksinasi yang mungkin diperlukan supaya Anda dan anak tetap sehat selama liburan. Jangan lupa juga menyiapkan P3K serta vitamin dan obat-obatan yang harus dibawa, seperti cairan antiseptik, plester, termometer, dan obat diare. Kuncinya adalah meminimalisir keluhan kesehatan dari buah hati selama liburan, yang bisa diatasi dengan antisipasi yang lebih baik.

4. Siapkan informasi identitas untuk anak
Kalau anak menderita suatu kondisi atau berkebutuhan khusus, ada baiknya Anda mencari tahu dokter spesialis yang ada di tempat yang akan Anda kunjungi, dan mencari tips penting dari orangtua lain yang sudah berpengalaman atau sumber lainnya sebelum pergi. Saat bepergian, pakaikan gelang atau kartu identitas berisi kondisi medis anak (termasuk alergi) dan kebutuhan perawatannya kalau-kalau terjadi keadaan darurat. Jangan lupa juga untuk menyertakan nomor telepon Anda dan dokter. Lebih siap, lebih aman!

5. Pasang monitor anak
Moms, kita perlu menghindari risiko kehilangan anak di tempat ramai dengan memasangkan monitor pada anak. Alat ini biasanya dipakaikan di sepatu atau digelangkan di tangan anak. Jadi, kalau suatu saat Anda kesulitan menemukan si kecil, tekan remote alarm yang akan membunyikan alatnya dan membantu Anda menemukan mereka. Alarm juga akan berbunyi kalau jarak anak melebihi angka yang sudah diatur, atau alatnya dilepas tanpa sepengetahuan Anda.

6. Bawa perlengkapan pembersih
Kalau Anda bepergian ke tempat yang kurang higienis, tisu basah dan pembersih tangan antibakteri adalah perlengkapan andalan Anda. Entah itu sedang di restoran, transportasi umum, atau toilet, Anda bisa mengurangi risiko bahaya dari kuman dan bakteri dengan membersihkannya terlebih dahulu. Saat makan di restoran, pastikan juga kebersihan dan kesegaran makanannya, terutama prasmanan yang lebih berpotensi menyebabkan diare.

7. Minum air!
Kalau Anda pergi menggunakan pesawat, udara kabin yang kelembapannya rendah bisa menyebabkan dehidrasi ringan dan hidung yang kering atau teriritasi. Makanya, pastikan Anda dan buah hati minum air yang cukup. Lebih amannya lagi, cek urine anak dari waktu ke waktu. Apakah warnanya lebih gelap dari biasanya? Atau punya bau yang kuat? Kalau ya, mereka perlu minum air lebih banyak. Dehidrasi juga bisa menyebabkan konstipasi, meski bisa juga karena perubahan pola makan.

8. Siapkan baju dan pelindung dari matahari
Anak yang aktif bakal senang bermain di luar ruangan – dan rentan terkena sengatan matahari. Oleh karena itu, gunakan pakaian yang terbuat dari serat alami supaya kulit anak tak iritasi atau timbul ruam karena keringat. Siapkan juga baju ganti dan topi untuk melindungi mata anak yang lebih sensitif terhadap paparan cahaya matahari.

9. Amankan kamar penginapan Anda
Tak semua penginapan ramah untuk anak lho, Moms. Makanya, cek keadaan kamar – seperti kunci pintu dan jendela yang mudah terbuka atau mengamankan benda-benda yang rentan pecah atau jatuh – sebelum Anda membiarkan anak masuk ke dalam. Hal yang tak kalah penting untuk diperiksa adalah air panas kamar mandi. Biasanya, pengaturan air panas bisa sangat panas sehingga Anda perlu memperingati anak atau mengaturkannya sebelum mereka menggunakan kamar mandi.

Sudah siap liburan dengan si buah hati? Yuk, persiapkan dengan matang, Moms!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.