Saat melihat timbangan, perasaan apa sih yang paling sering muncul? Kalau jawabannya “sedih” atau “patah semangat”, coba deh ikuti 4 tips ini supaya Anda bisa menimbang berat badan dengan lebih optimal.

Melihat angka di timbangan memang mampu membuat banyak orang gelisah layaknya sedang melihat musuh. Pasalnya, berat badan bisa jadi salah satu takaran untuk mengukur seberapa sehat tubuh Anda. Tapi hal itu tak membuat kita malas menimbang tuh, apalagi kalau sedang rajin-rajinnya diet.

Penelitian dalam Journal of Nutrition Education and Behavior menyatakan bahwa wanita yang lebih sering menimbang berat badan cenderung memiliki kekhawatiran yang lebih besar terhadap berat badan mereka, pencitraan tubuh yang lebih negatif, kepercayaan diri yang lebih rendah, dan lebih mungkin depresi.

Jadi, apa yang bisa kita lakukan supaya lebih nyaman menimbang berat badan?

1. Cek maksimal sekali saja dalam seminggu.
Bagi yang sedang diet atau sekadar penasaran, kita mungkin “gatel” untuk menimbang berat badan setiap hari, bahkan setiap jam! Sebenarnya, mengecek tiap satu atau dua minggu pun sudah cukup. Kalau keseringan, malah bisa membuat kita panik atau terobsesi memikirkannya. Padahal angka di timbangan bisa tak menentu sepanjang hari, pengaruh dari berbagai faktor, mulai dari lauk makan siang hingga haid Anda. Coba saja cek berat badan Anda tiap jam dalam sehari, fluktuasinya bisa hingga 2 kg lho.

2. Rabu pagi adalah waktu yang ideal.
Berdasarkan sebuah studi, berat badan kita paling stabil saat pertengahan minggu. Makanya, kita direkomendasikan untuk menimbang berat badan di hari Rabu, idealnya pagi setelah Anda bangun dan buang air.

3. Pasang kisaran target yang tak terlalu spesifik.
Kita pasti punya angka spesifik yang menurut kita adalah berat badan yang ideal atau nyaman. Pokoknya saat berat kita di angka itu, kita merasa senang dan percaya diri. Tapi, lebih baik memberikan “ruang napas” 1-2 kg dari target Anda. Misalnya, kalau target berat badan Anda minggu depan adalah 55 kg, artinya Anda punya kisaran target berat badan 55-57 kg. Dengan cara ini, Anda bisa terhindar dari perasaan sedih atau kecewa hanya karena terlanjur menentukan target angka yang terlalu spesifik.

4. Masih ada cara lain untuk melihat perkembangan Anda.
Mencari tahu berat badan Anda tak harus selalu dari angka di timbangan lho. Bisa juga dengan melihat fitting pakaian Anda misalnya, atau perasaan Anda. Kalau baju yang selama ini Anda pakai selalu ketat dan sekarang sudah mulai nyaman bahkan longgar di badan, bisa jadi Anda sudah mengalami kemajuan tanpa harus mengukurnya di timbangan.

Nah, kuncinya adalah tidak membiarkan timbangan mendefinisikan Anda. Kebahagiaan, kesuksesan, atau nilai diri Anda tak ditentukan oleh timbangan kok!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.