Coba deh perhatikan, ada orang yang masih kedinginan meski matahari lagi terik-teriknya, ada juga yang masih kepanasan meski AC di kantor sudah pada temperatur terendah. Termasuk yang manakah Anda?

Pergulatan suhu ini mungkin kadang – bahkan sering – dirasakan oleh Anda. Tapi, muncullah pertanyaan: kenapa sebagian dari kita bisa tak senyaman orang lain?

Saat teman kita anteng dengan selapis kemeja di kantor, kenapa kita harus menghangatkan badan dengan tambahan sweater dan blazer? Atau, malah kegerahan dan ingin melepas baju saja. Ya, hidup kadang memang tak adil, tapi mungkin kita bisa mencari tahu penjelasan di balik hal ini.

1. Merasa kepanasan atau kedinginan bisa jadi indikator dari kesehatan yang buruk.
Misalnya, kalau Anda sering kedinginan, mungkin ada masalah pada kesehatan yang selama ini tak Anda sadari, seperti anemia, malnutrisi, infeksi, kekurangan maupun kelebihan berat badan, hingga tiroiditis (radang kelenjar gondok). Ayo, segera cari tahu dengan pemeriksaan kesehatan rutin dan diskusikan dengan dokter sebelum kondisi Anda makin parah dan permanen.

2. Merasa kepanasan atau kedinginan bisa jadi indikator dari stres yang berlebihan.
Sedang menghadapi masalah rumah tangga? Atau jadwal kerja kantor terlampau padat? Stres ini bisa jadi penyebab ketidaknyamanan Anda pada temperatur yang sebenarnya normal. Saat stres, sistem saraf otonom kita bereaksi dan membuat darah bergerak ke organ-organ inti tubuh. Jadi, kalau Anda berkeringat saat orang-orang di kantor menggigil, mungkin itu karena ada masalah yang sedang Anda hadapi. Yuk, coba tenangkan pikiran dan isi dengan hal-hal positif agar tubuh juga ikut tenang, nyaman, dan sejuk.

3. Kebahagiaan bisa ikut menentukan temperatur tubuh.
Coba ingat-ingat, seperti apa suasana hati Anda saat sedang kedinginan? Apakah sedang senang atau sedih? Penelitian menunjukkan bahwa orang yang merasa terisolasi, kesepian, atau depresi lebih mungkin merasa kedinginan. Sebaliknya, saat orang merasa terhubung dan dikelilingi orang-orang terdekat, mereka lebih mudah menyerap panas dan menghangatkan tubuh. Jadi ternyata, tak cuma kondisi kesehatan dan faktor fisik yang menentukan temperatur tubuh Anda, perasaan pun ikut memengaruhi!

Lalu, bagaimana cara kita menghindari kedinginan atau kepanasan yang ekstrim?
1. Manfaatkan makanan tertentu untuk membantu Anda menyeimbangkan suhu tubuh. Misalnya, sup hangat dan karbohidrat di suhu dingin, sayuran hijau dan porsi makan kecil di suhu hangat.

2. Atur temperatur ruangan antara 21-24 derajat Celcius. Kisaran temperatur ini nyaman untuk orang pada umumnya. Nah, coba temukan titik suhu yang paling nyaman untuk Anda pada kisaran tersebut.

3. Trik terakhir yang juga penting adalah pikiran Anda. Memvisualisasikan tempat yang hangat, misalnya pantai tropis, bisa membuat tubuh melepas endorfin yang dapat membantu mempertahankan panas tubuh.

Jadi, kalau Anda kedinginan atau kepanasan saat orang lain biasa-biasa saja, sudah tahukah penyebabnya?

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.