Karyawan adalah aset penting yang menjadi roda untuk berjalannya suatu perusahaan. Oleh karena itu, karyawan adalah aset yang perlu dijaga – terutama kesehatannya.

Hal ini tertulis dalam UU Kesehatan dan UU Ketenagakerjaan bahwa setiap karyawan memiliki hak untuk memperoleh perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja. Salah satu bentuk perlindungannya adalah dengan pemeriksaan kesehatan (medical checkup). Medical checkup yang berbasis kesehatan kerja penting untuk mengetahui adanya potensi bahaya di lingkungan kerja yang dapat memengaruhi kesehatan karyawannya.

Medical checkup penting dilakukan oleh perusahaan untuk mengetahui adanya potensi bahaya di lingkungan kerja yang dapat memengaruhi kesehatan karyawannya. Maka dari itu, perusahaan perlu mencari penyedia layanan medical checkup yang memahami konsep medical checkup berbasis kesehatan kerja.

Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi kesehatan karyawan, antara lain:
Faktor psikologis. Misalnya terlalu banyak beban kerja atau mengalami perselisihan dengan atasan.
Faktor lingkungan kerja. Misalnya udara terlalu dingin atau ada radiasi di dalam ruangan kerja.
Faktor biologi. Misalnya tertular virus atau bakteri.
Faktor kimia. Misalnya terpapar gas beracun seperti belerang atau karbon monoksida.
Faktor ergonomi. Misalnya terlalu lama duduk di kursi atau pemakaian alat yang bisa memengaruhi postur tubuh.

Berdasarkan faktor-faktor yang ada, karyawan perlu menjalani medical checkup sebelum memulai kerja dan selanjutnya secara berkala. Dengan pemeriksaan awal, perusahaan dapat memastikan bahwa kondisi kesehatan calon karyawannya sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan, sedangkan pemeriksaan berkala dilakukan untuk mengetahui risiko kesehatan yang mungkin timbul karena pekerjaan.

Untuk memperoleh hasil yang maksimal, perusahaan perlu mencari penyedia layanan medical checkup yang memahami konsep medical checkup berbasis kesehatan kerja. Nah, seperti apa sih tahap-tahap medical checkup yang ramah karyawan dan perusahaan?

1. Mengetahui risiko pekerjaan
Langkah ini dilakukan untuk mengetahui secara detail apa saja risiko dari pekerjaan yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan karyawan.

2. Menyusun pemeriksaan berdasarkan risiko pekerjaan
Pemeriksaan kesehatan tempat kerja yang satu tak dapat disamakan dengan tempat kerja yang lain. Makanya, pemeriksaan kesehatan sebaiknya dilakukan berdasarkan risiko penyakit dari lingkungan dan proses kerja masing-masing.

3. Menganalisis hasil pemeriksaan
Hasil pemeriksaan kesehatan kemudian dianalisis untuk melihat pengaruh tempat kerja terhadap karyawan.

4. Melakukan rencana tindakan perbaikan
Setelah mengetahui risikonya, lingkungan kerja perlu diperbaiki antara lain dengan menghilangkan faktor-faktor penyebabnya (eliminasi), mengganti alat kerja yang berbahaya (substitusi), merancang alat kerja yang lebih aman (mekanikal), menyediakan prosedur atau rambu agar karyawan lebih sadar terhadap keamanannya (administratif), dan menggunakan pengaman selama di lingkungan kerja (alat pelindung diri).

Dengan medical checkup berbasis kesehatan kerja, perusahaan dapat melihat secara akurat kondisi kesehatan para calon karyawannya, juga mendeteksi dini masalah kesehatan para karyawan lamanya. Nah, sudahkah Anda melakukan medical checkup yang ramah karyawan dan perusahaan?


Employees are important assets that become the wheels that run the company. Therefore, employee is an asset that needs to be maintained – especially their health.

It is written in the Health and Labor Law that every employee has the right to obtain protection of occupational safety and health. One of the form of this protection is medical checkup. Medical checkup that is based on occupational health is important to find any potential hazards in the working environment which may affect the health of employees.

Medical checkup conducted by the company is important to find any potential hazards in the working environment which may affect the health of employees. Therefore, company needs to find medical checkup service provider that understands the concept of occupational-health-based medical checkup.

There are several factors that can affect the health of employees, for instance:
Psychological factors (e.g. too many workloads or having a dispute with the boss.)
Work environment factors (e.g. the air conditioner is too cold or there is radiation in the workplace.)
Biological factors (e.g. infected by virus or bacteria)
Chemical factors (e.g. exposure to toxic gases such as sulfur or carbon monoxide.)
Ergonomic factors (e.g. sitting too long in a chair or using tools that can affect posture.)

Based on these existing factors, employees need to undergo medical checkup before starting work and subsequently on a regular basis. With the initial inspection, the company can ensure the health condition of prospective employees as required by the company, while the periodic inspection is performed to determine the health risks that may arise because of work.

To obtain maximum results, company needs to find service provider that understands the concept of medical checkup that is based on occupational health. Now, what are the stages of medical checkup that is employee and company friendly?

1. Knowing the work risks
This step is done to know the detail about the risks of the job that can affect employees’ health.

2. Develop an inspection based on work risks
Health inspection in one workplace is not the same with other workplace. Hence, health checks should be made based on the risk of disease from the work environment and work processes respectively.

3. Analyze the examination results
Health examination results are then analyzed to see the effect of the workplace to employees.

4. Perform a corrective action plan
After knowing the risks, work environment needs to be improved e.g. by clearing up the cause (elimination), replacing work tools that are harmful (substitution), designing safer work tools (mechanical), provides procedures or signs to make employees more aware of safety (administrative), and using safety equipments in the work environment (protective equipment).

With medical checkup based on occupational health, companies can accurately view the health conditions of prospective employees, as well as early detecting health problems of current employees. So, have you done a medical checkup that’s employee and company friendly?

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.