Kesehatan memiliki kaitan erat dengan efektivitas kerja karyawan. Oleh karena itu, kesehatan para karyawan merupakan hal yang perlu diketahui dan dijaga. Namun, mengetahui kondisi kesehatan karyawan mungkin tak semudah bayangan Anda.

Rahasia medis merupakan hak seseorang terhadap kondisi kesehatan dirinya. Isinya bisa berupa identitas, diagnosis, riwayat penyakit, dan sebagainya.

Apa itu rahasia medis?
Rahasia medis berisi informasi tentang pasien berdasarkan hal-hal yang diungkapkan langsung oleh pasien ke dokter maupun hasil dari medical checkup. Informasi ini bisa berisi identitas, diagnosis, riwayat penyakit, dan sebagainya. Rahasia medis merupakan hak seseorang terhadap kondisi dirinya. Hak ini dilindungi oleh undang-undang, antara lain Peraturan Menteri Kesehatan No. 36 tahun 2009 pasal 57 dan Undang-Undang Praktik Kedokteran No. 29 tahun 2004 pasal 48.

Kapan rahasia medis bisa dibuka?
Permenkes No. 36 tahun 2009 pasal 5 mengungkapkan bahwa rahasia medis dapat dibuka hanya untuk kepentingan kesehatan pasien, memenuhi permintaan aparatur penegak hukum dalam rangka penegakan hukum, permintaan pasien sendiri, atau berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal serupa dikemukakan dalam Peraturan Menteri Kesehatan tentang Rekam Medis yang juga menambahkan bahwa rahasia medis bisa dibuka untuk kepentingan penelitian, pendidikan, dan audit medis, selama tidak menyebut identitas pasien.

Apa wewenang HRD dalam hal ini?
Pada dasarnya, HRD perlu melihat rahasia medis karyawannya untuk memastikan kesehatan mereka dan mengetahui risiko kesehatan yang mungkin timbul akibat faktor-faktor dari pekerjaan, seperti faktor psikologis, lingkungan kerja, atau biologi (baca selengkapnya di: Medical Checkup yang Ramah Karyawan dan Perusahaan).

Namun, berdasarkan peraturan yang ada, dapat disimpulkan bahwa HRD tidak memiliki izin secara langsung untuk melihat rahasia medis karyawan. Jika HRD perlu mengetahui kondisi kesehatan karyawan, misalnya hasil pemeriksaan awal atau medical checkup tahunan karyawan, maka HRD perlu membuat persetujuan dengan karyawan. Lalu, bagaimana jika karyawan tidak mengizinkan HRD untuk melihat rahasia medisnya meski sering sakit-sakitan? Maka sebaiknya HRD berdiskusi dengan dokter perusahaan tentang kondisi karyawan tersebut.


Health is closely linked to employee’s effectiveness. Therefore, the health of employees need to be known and maintained. However, knowing health condition of employees may not be as easy as you think.

Medical record is a person’s right to his or her health condition. Its contents could be identity, diagnosis, history of illness, and so forth.

What is medical record?
Medical record contains information about the patient based on the things that are revealed directly by the patient to the doctor as well as the results of medical checkup. This information may contain identity, diagnosis, history of illness, and so forth. Medical record is a person’s right to his or her health condition. This right is protected by law, including Minister of Health Regulation No. 36 of 2009 article 57 and Medical Practice Act No. 29 of 2004 article 48.

When does medical record can be opened?
Minister of Health Regulation No. 36 of 2009 article 5 reveals that medical record can be opened only for the consideration of the health of patients, fulfilling the request of law enforcement officials in the context of law enforcement, the patient’s own request, or under the provisions of the legislation. Similar statement is also stated in the Minister of Health Regulation on Medical Record and added that medical record can be opened for research, education, and medical audit, as long the identity of the patient is not revealed.

What is HR’s authority in this case?
Basically, HR needs to see employee’s medical record to ensure their health and find any potential health risks or factors that may arise from work, such as psychological factors, work environment, or biological (read more on: Employee and Company Friendly Medical Checkup).

However, based on existing regulations, it can be concluded that HR does not have direct permission to see employee’s medical record. If HR needs to know health condition of the employee, for example, results of the initial or annual medical checkups of employees, then HR needs to make an agreement with the employee. But, what if employee is not allowing HR to see his/her medical record even if he/she is often sick? Then it is advisable for HR to discuss employee’s health condition with the company doctor.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.