Kalau kamu masih pikir bahwa penyebab utama serangan jantung atau kanker adalah rokok, kamu SALAH BESAR! Para ahli dan statistik sudah katakan obesitas sudah sukses menyalip rokok sebagai jawara penyebab utama serangan jantung dan kanker.

Menurut CDC, WHO, dan American Society of Clinical Oncology (ASCO), terlalu banyak tumpukan lemak dalam tubuh akan jadi penyebab serangan jantung, dan meningkatkan risiko 10 jenis kanker secara signifikan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Utamanya karena ketidakseimbangan hormon yang dihasilkan lemak yang memengaruhi cara kerja sel-sel tubuh kita.

Kanker apa saja yang bisa Anda alami karena obesitas?

bodyweight-infographic

Menurut penelitian, ada berbagai jenis kanker yang umum diderita oleh orang-orang yang berberat badan berlebih atau obese, antara lain:
KANKER PAYUDARA (pada wanita setelah menopause)
KANKER USUS
KANKER RAHIM (risikonya meningkat hingga 600%)
KANKER ESOFAGUS
 KANKER LAMBUNG
KANKER PANKREAS
KANKER GINJAL
KANKER HATI
• hingga KANKER KANDUNG KEMIH, KANKER OVARIUM, dan KANKER PROSTAT yang agresif.

Dari daftar tersebut,
ada 2 jenis kanker yang paling UMUM diderita: PAYUDARA dan USUS, dan
3 jenis kanker yang paling SULIT DIOBATI:
PANKREAS, ESOFAGUS, dan KANDUNG KEMIH.

Apa penyebab kelebihan berat badan atau obesitas?
Saat kita mengonsumsi lebih banyak gula dan/atau kalori dalam pola makan sehari-hari dan tidak membakarnya dengan aktivitas fisik, hasilnya tentu adalah bertambah berat badan. Alasan lain yang mungkin juga berpengaruh adalah gen keturunan, lingkungan, penyakit dan pengonsumsian obat tertentu, atau kebiasaan dan pilihan kita sehari-hari.

Sebenarnya, dengan makan lebih sehat, membatasi porsinya, dan lebih aktif bergerak, sebagian besar dari kita bisa mencapai dan mempertahankan berat badan yang ideal.

Mengapa kelebihan berat badan berkaitan dengan berbagai jenis kanker?
Sel-sel lemak dalam tubuh kita selalu aktif dan memproduksi hormon dan protein yang dibawa oleh aliran darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, senyawa-senyawa ini bisa memengaruhi berbagai bagian tubuh, dan akhirnya meningkatkan risiko kanker pada bagian-bagian tubuh tersebut.

Contoh pengaruh lemak berlebih adalah perubahan kadar hormon seks, seperti estrogen dan testosteron, dan peningkatan kadar hormon insulin dalam tubuh, yang bisa berefek pada tingginya risiko kanker. Kadar insulin yang tinggi merupakan ciri umum dari berbagai jenis kanker.

Efek buruk dari lemak di perut
Kalau lemak yang menumpuk berpusat di perut, efeknya bisa lebih parah. Bentuk tubuh “apel” dikaitkan dengan kanker usus, ginjal, esofagus, pankreas, payudara, dan rahim. Penyebabnya bisa jadi karena senyawa-senyawa yang dihasilkan lemak masuk ke aliran darah dengan cepat.

Berat badan yang sehat penting untuk siapa saja
Kebiasaan hidup sehat tak hanya penting untuk orang dewasa, tapi juga perlu ditanamkan pada anak-anak kita. Dengan terbiasa hidup sehat, anak-anak bisa lebih mudah mempertahankan berat badannya hingga mereka dewasa. Psstt.. berat badan seseorang bisa dipengaruhi oleh apa yang ia makan saat masih kecil, bahkan apa yang dimakan oleh ibunya sebelum ia lahir! Anak-anak yang sangat berat saat usianya masih sekitar 2 tahun cenderung memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mempunyai berat badan berlebih di kemudian hari. Beberapa penelitian juga menemukan bahwa orang-orang yang kelebihan berat badan atau obese saat anak-anak memiliki risiko beberapa jenis kanker yang lebih tinggi saat dewasa.

Kabar baiknya: obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kanker bisa dicegah
Semua masalah kesehatan tersebut cenderung ditakuti oleh banyak orang. Padahal, solusi alias pencegahan yang paling efektif ada di kendali Anda. Kami akan memberi informasi lebih lanjut pada Special Report berikutnya dalam seri Hidup Sehat Hingga 100 Tahun. Jangan lupa daftarkan email pribadi Anda untuk mendapat fakta-fakta kesehatan up-to-date yang telah di-review oleh dokter. Siapa tahu… informasi kami bisa menyelamatkan nyawa Anda dan keluarga.

Source: American Society of Clinical Oncology (ASCO), Cancer Research UK

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.