Pria dan wanita punya kebutuhan yang berbeda, termasuk kebutuhan perawatan kesehatannya. Nah, seiring berjalannya usia, wanita membutuhkan para ahli untuk membantu memerhatikan dan memelihara kesehatan. Dokter apa sajakah yang dibutuhkan? Lalu, pertanyaan seperti apa yang bisa ditanyakan untuk tahu lebih lanjut tentang kesehatan kita secara spesifik? Simak berikut ini.

1. General practitioner
General practitioner (GP) bisa dibilang adalah dokter layanan pertama yang memberi Anda pelayanan kesehatan yang sifatnya menyeluruh. Saat Anda mengalami penyakit akut maupun kronis, dokter yang pertama kali perlu Anda kunjungi adalah GP. Anda bisa mengajukan pertanyaan seperti:

• Jenis pemeriksaan kesehatan apa yang saya butuhkan saat ini?
• Bagaimana cara saya memperbaiki kesehatan?
• Seberapa besar risiko saya terhadap penyakit kronis?
• Bagaimana cara saya mengelola penyakit kronis tersebut?
• Apakah saya butuh vaksinasi flu atau vaksinasi lainnya?

Seorang GP juga memberi perawatan pencegahan dan edukasi kesehatan ke pasien. Kalau Anda memiliki suatu penyakit yang spesifik, GP bisa memberi referensi ke dokter spesialis untuk perawatan lebih lanjut.

2. Dokter kandungan (ginekologi)
Dokter kandungan atau spesialis ginekologi memiliki keahlian dalam perawatan organ reproduksi wanita. Keluhan seperti masalah kesuburan atau penggunaan alat kontrasepsi bisa Anda konsultasikan ke dokter kandungan. Anda bisa mengajukan pertanyaan seperti:

• Seberapa sering saya butuh pemeriksaan Pap smear?
• Mengapa saya merasa nyeri yang parah saat menstruasi?
• Apakah saya butuh perawatan tertentu untuk menopause?

Saat berkunjung ke dokter kandungan, pemeriksaan yang dilakukan antara lain adalah Pap smear dan pemeriksaan panggul (pelvic exam).

3. Dokter kebidanan (obstetri)
Sebenarnya, sebagian besar dokter kebidanan juga adalah dokter kandungan. Tapi, ada juga dokter kebidanan yang khusus melayani pasien yang sedang hamil karena dokter ini memiliki spesialisasi dalam kehamilan dan persalinan. Anda bisa mengajukan pertanyaan seperti:

• Makanan apa saja yang tidak boleh saya makan selama hamil?
• Apakah kehamilan saya berisiko tinggi?
• Apakah saya bisa melahirkan normal atau caesar?

Segala proses kehamilan Anda akan dipandu oleh dokter kebidanan, juga membantu penanganan jika ada komplikasi.

4. Dokter kulit
Kondisi seperti kulit kering mungkin bisa diatasi sendiri dengan pelembap. Tapi, kondisi kulit tertentu mungkin membutuhkan perawatan oleh ahlinya. Mulai dari masalah jerawat, penuaan kulit, hingga pendeteksian kanker kulit perlu dikonsultasikan ke dokter. Anda bisa mengajukan pertanyaan seperti:

• Mengapa kulit saya sering ruam?
• Adakah tahi lalat atau perubahan pada kulit yang perlu saya waspadai?
• Apa perawatan terbaik untuk kondisi kulit saya?

Dokter kulit bisa membantu Anda dalam perawatan kulit, juga kondisi yang berkaitan dengan rambut dan kuku.

5. Dokter gigi
Masalah pada gigi dan mulut cenderung lebih diremehkan dibanding kesehatan bagian tubuh lainnya. Padahal, tahukah bahwa kesehatan mulut bisa memberi petunjuk terhadap kesehatan keseluruhan Anda? Saat ke dokter gigi, Anda bisa mengajukan pertanyaan seperti:

• Seberapa sering saya perlu memeriksakan gigi?
• Mengapa gusi saya sering sakit atau berdarah?
• Apakah bakteri dari mulut saya bisa menyebabkan peradangan atau infeksi di bagian tubuh lain?

Membiarkan masalah kesehatan pada bagian tubuh mana pun bisa membuatnya makin parah dan sulit diobati. Tentu lebih baik jika Anda segera mengatasinya, bahkan jika memungkinkan, ayo cegah masalah dan penyakit tersebut sejak awal!

medikalokaArtikel ini disponsori oleh Medikaloka dan telah diverifikasi oleh dr. Rezkha Amalia, General Practitioner di Medikaloka Healthcare.

 

Banner Woman-15

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.