Anda pasti pernah merasakan keluhan seperti kembung, tidur terganggu, atau perubahan mood menjelang haid. Nah, satu hal lagi yang mungkin harus kita hadapi adalah nafsu makan yang meningkat. Psstt.. bukan berarti diet Anda jadi gagal setiap mau datang bulan lho. Yuk, cek fakta-faktanya di sini.

Menjelang haid, hormon insulin dan hormon “senang” serotonin menurun, sedangkan hormon “stres” kortisol meningkat. Makanya, kita jadi lebih ingin menyantap makanan yang membuat kita senang, seperti cokelat dan es krim.

Peningkatan nafsu makan Anda tak setinggi yang Anda kira
Nafsu makan Anda mulai meningkat sekitar seminggu sebelum haid. Hal ini bisa terjadi karena meningkatnya hormon progesteron yang memicu rasa lapar. Tapi jangan sedih dulu, ada hormon-hormon lain kok yang ikut meningkat untuk menyeimbangkannya, misalnya leptin yang menekan nafsu makan. Hal yang mungkin jadi masalah adalah saat Anda “ngidam” makanan tertentu, Anda kesulitan mengendalikannya atau memberi batasan karena mood yang cenderung terganggu selama premenstrual syndrome (PMS).

Metabolisme Anda justru (agak) meningkat
Ternyata, wanita justru membakar lebih banyak kalori dibanding biasanya menjelang haid. Para ahli masih belum mengetahui penyebab jelasnya, namun mereka berpendapat bahwa tubuh sedang bersiap untuk kemungkinan hamil, yang membutuhkan lebih banyak energi. Nah, setelah tahu fakta ini, mungkin Anda jadi tak terlalu merasa bersalah sudah melahap sebatang cokelat yang memanjakan lidah itu. Eits, tapi tetap makan secukupnya saja ya!

“Ngidam” cokelat saat haid itu wajar
Menjelang haid, hormon insulin dan hormon “senang” serotonin menurun, sedangkan hormon “stres” kortisol meningkat. Makanya, kita mungkin jadi menginginkan makanan yang membuat kita senang, seperti cokelat atau es krim. Kandungan lemak dan gula dalam cokelat dan es krim membantu mengisi kembali kadar insulin dan serotonin ke otak, alhasil memperbaiki mood Anda.

Saat kadar hormon sedang tak beraturan dalam tubuh, memakan es krim, cokelat, atau makanan lain yang tak sehat sebenarnya bukanlah solusi terbaik – karena efeknya justru melebarkan badan. Ayo, konsumsi makanan bernutrisi tepat dan biasakan hidup sehat – yang efek positifnya berjangka panjang.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.