Buat anda yang mengikuti zaman, pasti tidak asing lagi dengan game Pokemon GO. Karena dalam waktu singkat, popularitas game Pokemon GO ini melanda berbagai kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa. Untuk diketahui, Pokemon GO merupakan jenis game Augmented Reality (AR) yang mengharuskan pemainnya berhubungan dengan dunia nyata.

Sejak dirilis, game ini mendapat respon yang sangat baik dari semua kalangan umur terutama anak-anak. Meski terdengar fun dan positif, bukan berarti anda bisa melepas pengawasan terhadap anak yang sedang keasyikan main Pokemon GO dan biasanya mereka jarang sekali memperhatikan keadaan sekitar. Faktanya, sepekan setelah dirilis, sudah banyak kasus kecelakaan yang mengorbankan para pemain Pokemon GO yang kurang berhati-hati.

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah memahami cara bermain Pokemon GO dengan men-download dan cobalah bermain sehingga kita tahu apa yang dilakukan anak-anak kita dengan game ini. Setelah itu, anda bisa memberikan instruksi pada mereka tentang tata cara bermain.

Nah, dengan begitu anda dapat bermain dan lebih mendekatkan diri pada anak. Tetapi ingat, keamanan dan keselamatan tetap menjadi faktor terpenting ketika anak anda ingin menangkap Pokemon lho wellness seekers. Berikut adalah cara agar anak dapat bermain Pokemon dengan fun dan aman :

Pantau anak saat bermain!

Sebetulnya, saat anak bermain Pokemon GO mereka dapat tetap bermain dengan aman saat sedang beraktifitas, seperti berjalan kaki sambil menetaskan telur Pokemon yang tidak mengharuskan melihat layar misalnya. Tetapi saat anak anda menemukan Pokemon dan ingin menangkapnya, anda harus memberi perhatian lebih karena ini adalah saat dimana anak biasanya akan tertabrak sesuatu, jatuh, atau bisa terjadi yang lebih parah… (dan pastinya kita tidak mau hal itu terjadi) jadi, pastikan anda katakan pada anak untuk stop bermain saat mereka sedang beraktifitas dan mereka harus berhenti saat menangkap Pokemon.
Agar bermain lebih aman, sangat disarankan untuk bermain Pokemon GO di dalam ruangan, seperti perpustakaan, museum atau tempat bersejarah. Dengan demikian, anda bisa bermain sambil menambah edukasi bersama si buah hati.

Awasi anak terhadap dunia luar

Memang game ini diciptakan untuk berinteraksi dengan orang lain, tetapi pada dunia nyata ini dapat menjadi berbahaya. Katakan pada anak tentang bahaya-nya orang asing karena game ini sering melibatkan area umum (Gym, Pokestop) yang biasanya menarik orang untuk datang dan bermain termasuk anak anda. Tidak apa bila anak ingin bersosialisasi tetapi tetap harus dibuatkan aturan.
Pastikan saja mereka selalu diawasi oleh orang dewasa saat bermain apalagi saat harus bertualang ke daerah publik. Bila anda tidak dapat menemani mereka, harus ada seseorang yang anda percayai untuk terus memberikan laporan saat anak bermain. Bila tidak ada, biarkan anak bermain di dalam rumah saja.

Waspadai juga terhadap item yang bernama ‘Lures’. Lures adalah item yang dapat dibeli dan dipasang oleh seseorang dengan tujuan menarik lebih banyak Pokemon di Pokéstop sehingga banyak pemain yang mampir dan ikut menangkap Pokemon di tempat tersebut. Yang membuat item ini berbahaya adalah fakta bahwa siapa pun dapat memasang-nya sehingga berpotensi bagi predator anak untuk menggunakan-nya.

Pasang GPS pada Smart Phone anak

Ini sangat dibutuhkan bila anak anda nekat ingin mencari Pokemon sendiri. Gunakan aplikasi pelacak saat darurat. Anda bisa menggunakan Android untuk melacak lokasi anak secara real time menggunakan GPS yang terpasang pada peta di smartphone anak.

Niantic memang tidak menuliskan batasan umur untuk bermain game ini. Tetapi Aplikasi ini diberi ratting 9+ dengan keterangan Infrequent/Mild Cartoon or Fantasy Violence yang berarti permainan ini tetap membutuhkan pengawasan extra dari pihak orang tua atau orang dewsa agar tidak terjadi hal yang buruk terhadap anak. Semoga tips dari saya dapat membantu dan Selamat menangkap Pokemon bersama sang buah hati!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.