Anak gendut terlihat lucu? Tidak lagi kalau kita tahu fakta berikut ini. Sebuah studi menggunakan echocardiography menyatakan bahwa dari 100 anak, separuhnya berisiko mengalami masalah jantung saat dewasa, dan yang berisiko tersebut kebanyakan adalah anak yang obesitas.

Riset dari University of Leipzig Heart Center di Leipzig, Jerman tersebut kini telah dipublikasikan secara online dalam Journal of the American College of Cardiology.

”Ada perbedaan unik antara anak obesitas dan tidak, terutama dari perubahan fungsi dan bentuk jantung,” jelas kepala penelitian Norman Mangner, MD.

Banyak kondisi yang berbahaya bagi anak obesitas. Mereka memiliki tekanan darah serta LDL (kolesterol jahat) yang lebih tinggi. Bukan hanya itu, kadar HDL (kolesterol baik) juga rendah, bahkan disertai dengan penurunan fungsi diastolic. Namun, bagaimana jika si anak obesitas menurunkan berat badannya?

Para peneliti menyatakan bahwa masih diperlukan penelitian tambahan. Mereka belum dapat membuktikan apakah perubahan tersebut berbanding terbalik dengan penurunan berat badan.

Echocardiography sendiri merupakan pemeriksaan jantung anak dengan ultrasonografi yang dapat juga disebut sebagai USG Jantung. Metode ini kerap digunakan untuk menilai kesehatan jantung, diantaranya mengetahui penyakit jantung bawaan, kelainan katup, dan masih banyak lagi. (bbs/oca)

Share Button