Moms, saat si kecil ingin bisa berenang, hal yang perlu kita waspadai adalah keselamatan mereka. Yuk, perhatikan hal-hal berikut ini supaya anak kita terhindar dari bahaya tenggelam.

Moms, hal yang perlu selalu kita ingat adalah: tenggelam hanya butuh sedikitnya 2 menit untuk berefek fatal. Selalu pastikan keamanan si kecil saat mereka di dalam air.

1. Anak bisa diajarkan berenang sejak usia dini.
Ternyata, anak bisa mulai diajarkan cara berenang sejak usia 4 bulan. Menurut statistik di Amerika, makin dini tubuh anak mengenal air, risiko mereka tenggelam bisa berkurang hingga 88%.

2. Jangan bergantung pada pelampung.
Banyak orang tua beranggapan dengan memberikan pelampung, khususnya sayap yang biasa dipasang di lengan anak, mampu mengajarkan dan membiasakan anak berenang. Tapi, mereka tetap harus tahu cara berenang tanpa menggunakan pelampung. Hal ini berguna jika suatu saat anak tak sengaja tercebur, atau lupa memakai pelampung sebelum ia masuk ke kolam renang.

3. Pelatih renang tetap perlu bantuan untuk mengawasi.
Ingatlah bahwa pelatih renang anak Anda cuma 1 orang, dan ia harus mengawasi beberapa anak sekaligus. Biasakan untuk duduk di tepi kolam renang dan bantu awasi anak-anak yang ia latih, terutama saat di kolam yang dalam. Intinya, jangan pernah lepaskan pengawasan terhadap anak di kolam renang dan menyerahkannya kepada orang lain.

4. Jangan meninggalkan anak sendiri di kolam renang, meski hanya sejenak.
Moms, hal yang perlu selalu kita ingat adalah: tenggelam hanya butuh sedikitnya 2 menit untuk berefek fatal. Jadi, selalu pastikan keamanan si kecil saat mereka di dalam air.

5. Pagari sekeliling kolam renang.
Anak bisa terpeleset dan tercebur kapan saja ke dalam kolam renang. Bahkan, anak yang bisa berenang pun kalau mendadak terpeleset akan panik dan terancam tenggelam. Oleh karena itu, pasang pagar di sekeliling kolam renang Anda untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

6. Segera cari ke kolam renang jika anak menghilang dari rumah.
Moms, jika rumah Anda memiliki kolam renang, setiap saat anak Anda lenyap dari pengawasan, area pertama yang harus Anda cari adalah kolam renang. Makin cepat anak terangkat dari air, maka kemungkinan selamat pun makin besar.

7. Pelajari cara memberikan napas buatan.
Banyak orangtua merasa hal ini tak diperlukan. Namun, Palang Merah menganjurkan agar setiap orangtua mempelajari secara serius cara memberikan napas buatan. Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi, dan apa yang kita pelajari dari napas buatan bisa menyelamatkan nyawa si kecil, bahkan orang lain.

Menjadi orangtua memang butuh tanggung jawab besar, maka dari itu kita harus selalu waspada terhadap hal-hal kecil sekalipun yang bisa membahayakan nyawa anak kita.

Share Button