Seringkali orang berkata, “Saya lari agar bisa makan pizza, atau saya lari karena saya suka minum bir.” Alasan sederhana seperti itulah yang membuat kita termotivasi untuk berolahraga. Tidak ada salahnya kok, asalkan kita tetap berolahraga. Tapi terkadang kenyataannya yaitu setiap selesai berolahraga, nafsu makan meningkat gila-gilaan. Kita bahkan merasa lebih lapar dibandingkan sebelum berolahraga. Apa jadinya jika setelah berolahraga, kita malah makan lebih banyak dari porsi biasanya?

Ternyata nafsu makan yang meningkat setelah berolahraga berkaitan dengan faktor biologis dan psikologis.

Faktor Psikologis
Makan banyak dibutuhkan untuk mengganti energi yang keluar, bukan? Seringkali kita beranggapan seperti itu. Bagi para pemula, berolahraga memang mengeluarkan banyak energi, dan makanan dapat menggantikan energi yang keluar tersebut. Selain itu jika tubuh fit sehabis berolahraga, maka metabolisme tubuh menjadi lebih lancar dan dapat meningkatkan nafsu makan.

Hal itu memang benar. Namun seringkali banyak orang salah mengartikan hal tersebut dan mereka makan dengan porsi yang jauh lebih besar dengan anggapan bahwa mereka butuh kalori lebih banyak setelah berolahraga.

Namun seringkali banyak orang salah mengartikan hal tersebut dan mereka makan dengan porsi yang jauh lebih besar dengan anggapan bahwa mereka butuh kalori lebih banyak setelah berolahraga.

Ini yang dinamakan faktor psikologis. Kondisi ini lebih sering dialami oleh para pemula, karena sebenarnya mereka tidak terlalu menyukai olahraga, dan melakukannya karena terpaksa. Kompensasi makanan setelahnya merupakan kompensasi yang sebenarnya ditujukan untuk memuaskan hasrat psikologi mereka. Jangan jadikan makanan sebagai reward setelah berolahraga.

Faktor Biologis
Berolahraga dengan perut kosonglah yang sebenarnya menyebabkan kita mendadak makan lebih banyak setelahnya. Memang tidak disarankan juga untuk langsung berolahraga setelah makan. Lalu bagaimana? Hal yang perlu dilakukan yaitu makan buah sebelum berolahraga, ataupun meminum susu. Buah dan susu dapat membantu mengisi perut dengan porsi yang tepat sebelum berolahraga.

Intinya jangan membiarkan Anda merasa sangat kelaparan. Kondisi biologis inilah yang mendorong Anda untuk makan lebih banyak dari seharusnya. Makanlah dengan rutin dan dengan porsi secukupnya. Jika terasa lapar, biasakan untuk mulai mengganti snack dengan buah-buahan ataupun smoothies.

Temukan olahraga favorit Anda. Olahraga tidak selalu harus lari, jogging, ataupun fitness loh. Kelas Zumba, boxing, dan Muay Tai juga bisa membakar kalori cukup banyak. Selamat berolahraga!

medikalokaArtikel ini disponsori oleh Medikaloka dan telah diverifikasi oleh dr. Fiona Amelia, MPH, Compliance Care Coordinator di Medikaloka Healthcare.
Share Button