Lima Jenis Penyakit Langganan Saat Liburan dan Cara Menghindarinya

0 Comments - May 24, 2019

Oleh dr. Karina Marcella Widjaja

Berlibur merupakan salah satu kegiatan yang dapat melepaskan stress dan bermanfaat baik bagi tubuh maupun pikiran, dengan memberi jeda sejenak di tengah aktivitas yang padat. Tapi, jangan sampai liburan anda terganggu karena stamina tidak terjaga. Kondisi tubuh yang tidak bugar dapat menurunkan daya tahan tubuh dan menjadi lebih mudah tertular oleh penyakit.

Saat berlibur ke tempat yang jarang bahkan belum pernah dikunjungi, tubuh perlu beradaptasi. Tahukah anda bahwa banyak virus dan bakteri yang berkembang biak di lingkungan sekitar kita hingga dapat menimbulkan infeksi? Belum lagi dengan adanya polusi, dan makanan yang kurang bersih saat bepergian. Lalu bagaimana bila saat liburan lantas terkena penyakit?

Berikut informasi penyakit apa saja yang menjadi langganan saat liburan dan beberapa tips untuk menghindarinya.

 

1. Influenza

Salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan atas adalah influenza. Influenza adalah infeksi virus akut pada saluran pernapasan yang menyebar dengan mudah dari orang ke orang. Biasanya gejala influenza ditandai dengan timbulnya demam tinggi, pilek, batuk, sakit kepala, lemas, dan radang tenggorokan. Tanpa sadar disekitar anda ada orang yang batuk maupun bersin tanpa menutup mulut sehingga bakteri dan virus tersebut menyebar.Penting sekali anda waspada dan mengindar bila ada yang batuk maupun bersin di sembarang tempat.

2. Diare dan Demam Typhoid

Liburan tak akan seru bila tidak mencicipi makanan baru yang ada di tempat yang anda kunjungi. Apalagi beragam jenis makanan yang pastinya menggugah selera. Namun, jika tidak waspada, hal itu bisa menjadi boomerang bagi anda, karena tidak semua orang kuat dengan makanan yang tersedia di sekitar, apalagi bila mencicipi makanan di pinggir jalan yang kurang bersih. Tak hanya itu, makanan yang pedas dan asam dapat memicu timbulnya diare apalagi bila daya tahan tubuh anda sedang menurun. Oleh karena itu penting untuk selalu berjaga-jaga akan apa yang anda makan.

3. Alergi

Hati-hati bila anda mempunyai riwayat alergi terhadap cuaca dingin, debu, makanan seafood, susu, dan kacang-kacangan. Terlebih perubahan cuaca dapat memicu timbulnya gatal-gatal, bengkak, dan kemerahan. Anda harus menghindari hal-hal yang dapat memicu alergi itu kambuh.

4. Dehidrasi

Dehidrasi adalah suatu dimana tubuh tidak memiliki cukup air untuk menjalankan fungsinya sehari-hari. Gejala-gejala dehidrasi itu adalah timbul rasa haus, mulut kering, lemas, cepat lelah, mata cekung, dan warna air seni menjadi lebih gelap, Terlalu fokus dengan liburan seringkali membuat anda lupa untuk minum, padahal tubuh membutuhkan cairan yang cukup apalagi untuk menghadapi perubahan cuaca dan perjalanan yang panjang.

5. Hepatitis A

Selain menyebabkan diare, mengkonsumsi makanan yang tercemar juga dapat mengakibatkan penyakit Hepatitis A yang pada awalnya sering tidak disadari karena tidak semua orang merasakan gejala awalnya. Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit kuning. Penyakit ini menyerang fungsi hati dengan gejala-gejalanya yaitu demam, mual, muntah, mudah lelah, dan ketidak nyamanan di daerah perut.

 

Tentunya anda dapat menghindari munculnya berbagai penyakit yang akan membuat liburan anda tidak menyenangkan. Bagaimana  cara untuk mengindarinya?

1. Medical Check Up

Mengapa perlu Medical Check Up? Kita perlu Medical Check Up sebelum bepergian untuk membantu menemui potensi penyakit sejak dini. Datang atau tanyakan kepada dokter maupun tenaga medis untuk mengetahui test apa yang dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan, rencana perjalanan, dan riwayat medis sehingga dapat mencegah timbulnya masalah kesehatan saat liburan.

2. Vaksinasi

Sebelum bepergian, perlu vaksinasi untuk mencegah penyakit tertentu. Tentunya vaksinasi tergantung dari kebutuhan anda, namun vaksinasi yang biasa dilakukan adalah flu, hepatitis, dan typhoid. Vaksinasi apa saja yang harus diberikan harus ditanyakan kepada dokter atau tenaga medis, tentunya diberikan saat kondisi tubuh anda sedang fit.

3. Makan makanan yang bergizi & minum air yang cukup.

Asupan makanan harus tetap terjaga saat liburan, kurangi makanan-makanan yang kurang higienis seperti jajanan di pinggir jalan (street food), makanan asam, dan pedas. Selain itu saat liburan, saking terlalu bersemangat dan menjalani rute yang panjang sering membuat anda mengabaikan makan, padahal asupan makanan tetap harus teratur sebanyak 3 kali sehari.

Yang tidak kalah pentingnya adalah saat liburan dan perjalanan panjang, harus minum air sebanyak 8 gelas setiap hari untuk menjaga tubuh agar tidak dehidrasi. Anda juga dianjurkan untuk mengurangi konsumsi teh, kopi, dan minuman bersoda.

4. Istirahat yang cukup

Setelah seharian berlibur, penting untuk istirahat yang cukup. Anda harus tetap menjaga daya tahan tubuh sehingga dapat terhindar dari influenza, demam, dan terjangkit penyakit lainnya.

5. Sedia masker dan Hindari Paparan Alergi

Untuk menghindari paparan virus dan bakteri di sekitar anda, lebih baik sedia masker agar tidak tertular apalagi bila daya tahan tubuh sedang menurun. Bagi yang memiliki alergi, disarankan untuk mengindari paparan alergi tersebut sebagai contoh bila memiliki alergi seafood hidari makanan seperti udang, ikan, dan lainnya sedangkan bila memiliki alergi dingin sebaiknya menggunakan jaket. Lakukan pencegahan sebelum terserang penyakit.

Selamat berlibur, dan salam sehat selalu.

 

Referensi

 

Leave a Reply
Comments
No Comments