Menopause Dini : Cegah Dengan Makanan Ini

0 Comments - Aug 23, 2019

Tiap wanita memiliki waktunya masing-masing untuk mengalami menopause. Menopause adalah fase berhentinya produksi hormon reproduksi sehingga wanita tidak akan lagi mengalami haid. Berhentinya siklus haid ini akan berkaitan dengan sejumlah penyakit berbahaya pada wanita dan juga mempengaruhi aktivitas sehari-hari.

Apa itu menopause dini?

Usia rata-rata untuk menopause adalah 45-55 tahun. Menopause dini adalah menopause yang terjadi sebelum usia 45 tahun. Sedangkan menopause yang terjadi sebelum usia 40 tahun disebut dengan menopause prematur. Para peneliti telah menemukan bahwa menopause dini dapat berdampak pada kepadatan tulang yang menurun, osteoporosis,dan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. Menopause juga dapat menyebabkan perubahan dalam aktivitas sehari-hari seperti mood swing, hasrat seksual yang menurun, vaginal dryness, dan sulit tidur.

Untuk mencegah terjadinya menopause dini, dapat dilakukan upaya pencegahan, salah satunya adalah dengan mengatur pola makan. Mengatur pola makan sudah terbukti dapat memengaruhi waktu menopause pada beberapa wanita. Hal ini dilaporkan dalam Journal of Epidemiology & Community Health tahun 2017.

Makanan apa saja yang perlu dikonsumsi ?

  1. Fitoestrogen

Menopause berkaitan dengan produksi hormon estrogen. Semakin panjang masa produksi hormon estrogen, ini maka akan semakin mungkin datangnya masa menopause dihambat. Bahan makanan yang mengandung Fitoestrogen dapat ditemukan pada buah-buahan seperti pepaya, bengkuang, teh hijau, melon, kacang kedelai. Juga bisa didapat dari biji-bijian gandum, wijen, dan biji bunga matahari.

  1. Ikan dengan lemak baik

Beberapa contoh ikan yang mengandung lemak baik yaitu: Salmon, Sardin, Mackarel dan tuna. Kandungan EPA dan DHA yang terdapat di dalam kelompok ikan tersebut sangat penting untuk menjaga fungsi jantung dan pembuluh darah.  American Heart Association (AHA) menyarankan untuk mengonsumsi ikan berminyak 2 kali dalam seminggu atau sekitar 350 gram dalam seminggu.

  1. Legumes (kacang-kacangan)

Contoh legumes yang banyak Anda temukan di sekitar seperti: kacang merah, kacang kedelai, kacang polong, kacang hijau dan almond. Dalam journal of Epidemiology & Community Health tahun 2017, para peneliti menemukan bahwa konsumsi ikan dengan lemak baik dan legumes segar (kacang-kacangan) yang cukup banyak mampu menunda menopause hampir tiga tahun. Hal ini mungkin terjadi karena kandungan asam lemak omega-3 yang terkandung di dalam bahan makanan tersebut yang  berperan sebagai antioksidan sehingga dapat menunda proses penuaan tubuh, termasuk menopause.

  1. Kalsium dan Vitamin D

Sebuah penelitian di Harvard University menunjukkan perempuan yang mendapatkan asupan vitamin D dan kalsium tinggi cenderung tak mengalami menopause dini dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi kalsium.

Makanan yang tinggi akan Kalsium dan vitamin D dapat ditemukan pada susu, keju, sayuran hijau seperti kangkung dan brokoli, ikan yang memiliki lemak baik (salmon, sardin), dan kuning telur.

Leave a Reply
Comments
No Comments