Kerja Lama depan Komputer atau Gadget? Waspadai Computer Vision Syndrome!

0 Comments - Sep 25, 2019

Computer Vision Syndrome (CVS), atau disebut juga Digital Eye Strain, adalah sekumpulan gejala yang timbul akibat penggunaan komputer, tablet, dan mobile phone dalam jangka waktu yang lama. Banyak orang mengalami rasa tidak nyaman pada mata dan gangguan penglihatan saat memandang layar digital dalam jangka waktu yang panjang. Level ketidaknyamanan ini semakin meningkat seiring dengan semakin lama nya memandang layar digital. 

Apa saja gejalanya?

Gejala yang paling sering ditemukan pada Computer Vision Syndrome (CVS) adalah:

  • Mata lelah/pegal
  • Nyeri kepala
  • Pandangan kabur
  • Mata kering
  • Nyeri leher dan Pundak

Gejala-gejala ini dapat terjadi akibat:

  • Pencahayaan yang buruk
  • Glare pada layar digital
  • Jarak melihat yang tidak tepat
  • Postur duduk yang buruk
  • Gangguan penglihatan yang tidak dikoreksi
  • Kombinasi dari yang diatas

Beratnya gejala yang dialami tergantung pada kemampuan visual tiap orang dan juga lamanya waktu memandang layar digital. Kebanyakan gejala ini hanya bersifat sementara dan akan berkurang seiring dengan berhentinya bekerja di depan komputer atau digital lainnya. Namun, beberapa individu juga mengalami gangguan penglihatan yang berkelanjutan, seperti pandangan kabur, meskipun sudah berhenti menggunakan komputer. Bila tidak ditangani, gejala-gejala ini dapat terus berulang dan bertambah parah.

Bagaimana pencegahannya?

Posisi tubuh yang ideal saat menggunakan komputer.

Faktor-faktor penting untuk mencegah atau mengurangi gejala CVS bergantung dengan komputer dan cara penggunaanya. Hal ini meliputi:

 

  • Lokasi Layar Komputer – secara optimal layar komputer sebaiknya 15-20 derajat dibawah pandangan lurus mata, dan jarak antara mata dan layar 40-75 cm.
  • Materi referensi/dokumen – dokumen atau material ini sebaiknya diposisikan sedekat mungkin dengan monitor sehingga tidak perlu menggerakkan kepala untuk melihat dari dokumen ke layar.
  • Pencahayaan – posisikan komputer agar tidak menghadap sumber cahaya seperti jendela atau lampu. Gunakan penutup jendela atau ganti bohlam lampu di meja dengan watt yang lebih rendah.
  • Layar Anti-glare – Filter ini meminimalisir jumlah cahaya yang dipantulkan dari layar.
  • Posisi Duduk – Tinggi kursi sebaiknya diatur agar kedua kaki menyentuh lantai dan posisi paha paralel dengan lantai. Posisi sudut siku lengan sebaiknya 90-100 derajat terhadap keyboard.
  • Istirahat – untuk mencegah mata pegal, usahakan istirahtkan mata 15 menit setelah 2 jam nonstop di depan layar digital. Selain itu, lakukan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit memandang layar, lihat objek di kejauhan sejauh 20 kaki selama 20 detik. Ini bertujuan untuk memberi mata kesempatan untuk refokus dan relaksasi.
  • Berkedip – untuk meminimalisir gejala mata kering, usahakan sering berkedip. Berkedip berfungsi untuk melubrikasi bagian permukaan depan mata agar tetap basah.


Bila anda mulai mengalami gejala-gejala CVS, segera ubah kebiasaan anda dan periksakan ke dokter untuk melakukan pemeriksaan mata.

Leave a Reply
Comments
No Comments