“Sering Pakai Bra Bisa Bikin Kanker?’ Ini Dia 5 “Fakta” Kanker Payudara yang bikin Tanda Tanya.

0 Comments - Oct 23, 2019

            Seiring meningkatnya kasus kanker payudara di Indonesia, membuat masyarakat semakin banyak mengklaim bahwa pembicaraan-pembicaraan atau kabar burung yang beredar  tentang hal-hal yang bisa bikin kanker payudara tadi benar adanya. Tanpa disaring dan dicari dulu kebenarannya, isu tersebut membuat masyarakat justru  cenderung jadi salah kaprah. 

            Kabar burung yang beredar di kalangan masyarakat tadi justru malah menghantui dan membuat kita para kaum hawa menjadi tidak tenang dan selalu dihantui rasa was-was, padahal ketakutan tadi belum tentu benar dan berdasar. Selalu cemas karna keluarga ada yang pernah terdiagnosa kanker payudara, dan ketakutan-ketakutan lain yang tak berdasar, masih perlu kah itu semua? Yuk kita kupas tuntas mitos-mitos yang banyak  dipercaya masyarakat Indonesia saat ini tentang kanker payudara. 

  1. “Keluargaku punya riwayat kanker, berarti aku kemungkinan besar bisa terkena juga?’

       Salah satu opini yang salah kaprah adalah pernyataan “Kanker karena genetik”. Kenyataannya, orang yang terdiagnosa kanker payudara justru mereka yang tidak ada riwayat kanker di keluarganya. Genetik hanya menyumbang 5-10% terhadap kejadian kanker, sedangkan 90-95% nya disebabkan karna mutase gen akibat faktor lingkungan, dan gaya hidup. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok jadi “donatur” tinggi loh dalam kasus ini.

  1. “Jangan pakai deodoran!”

       Menurut National Cancer Institute, tidak ada bukti yang kuat bahwa deodoran menyebabkan kanker, terutama kanker payudara. Kandungan murni dari deodoran sendiri itu sendiri merupakan bahan kimia yang mungkin menjadi faktor risiko kanker, tapi suatu produk yang akan beredar di pasaran biasanya akan diuji ketat terlebih dahulu. National Cancer Institute (NCI) bersama US Food and Drug Administration (FDA) tidak menemukan zat berbahaya terkandung dalam deodoran.

3. “Laki-laki aman dari resiko kanker payudara”

Eits..tunggu dulu. Laki-laki juga punya resiko terkena kanker payudara loh. Laki-laki memang tidak punya payudara, tapi sayangnya meskipun begitu, mereka tetap memiliki kelenjar payudara. Artinya, laki-laki pun punya potensi untuk menderita kanker payudara. 

4. “Mammogram bisa bikin kanker?”

 Mammogram memang memanfaatkan sinar radiasi. Dari sinilah kabar burung mammografi sebagai penyebab kanker payudara berasal. Fakta yang harus Anda ingat adaah mammogram yang dilakukan rutin  justru sangat membantu menurunkan tingkat kematian akibat kanker payudara pada perempuan usia 45 hingga 75 tahun.

5.     Penggunaan bra meningkatkan risiko kanker payudara

Salah. Banyak perempuan yang resah karena banyak info yang beredar bahwa risiko kanker payudara bisa meningkat dengan memakai bra, terutama bra berkawat. Namun, mitos ini dibantah habis-habisan oleh sebuah studi milik tim peneliti dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle, AS. Mereka menunjukkan bahwa sama sekali tidak ada hubungan antara kanker payudara dengan pemakaian bra, entah seberapa lama, apapun jenisnya, dan ukuran bra yang Anda pakai.

Opini masyrakat yang beredar tanpa dasar perlu kita saring dengan cerdas dan kritis. Jadi, jangan takut untuk mencari tahu tentang bahaya penyakit satu ini. Jangan ragu pula periksakan kesehatan kamu ke dokter dan tes USG payudara untuk melawan momok satu ini. 

Leave a Reply
Comments
No Comments