#LaperTapiMager Menuntunmu Perlahan pada Kondisi Ini!

0 Comments - Nov 28, 2019

Sayang sekali mengetahui fakta bahwa tidak sedikit orang yang punya pola makan yang tidak teratur. Salah satu kebiasaan yang seringkali kita anggap sepele yang sepertinya tidak akan terlalu memberikan dampak yang berarti. Is that true? “Masa sih gara-gara telat makan doank bisa memberikan dampak serius?”

            Pola makan yang tidak teratur ternyata bukan cuman sekedar menuntun kita ke kondisi maag bermasalah loh, tapi komplikasi nya yang cukup membuat kita mikir-mikir, masih mau berantakan ga ya jadwal makan nya?

             Penderita maag atau sindrom dyspepsia selama bertahun-tahun bisa memicu komplikasi yang cukup mengejutkan dan perlu kita takutkan. Salah satunya yaitu luka yang terjadi pada dinding lambung yang bisa melebar. Kalau dibiarkan terus-menerus, luka bisa semakin dalam dan menyebabkan pendarahan saluran cerna, yang ditandai dengan terjadinya muntah darah yang timbul belakangan. Diawali dengan buang air besar berwarna hitam yang merupakan awalnya terjadi perdarahan.

            Yang perlu jadi perhatian adalah bagaimana jika kita tidak menangani gejala yang kita rasa semakin serius. Beberapa komplikasi di bawah bisa jadi bahan pertimbangan kalau kamu mau masih menganggap maag adalah hal sepele :

1. Gastritis Atrofi

            Kondisi ini merupakan lanjutan dari maag kronis, dimana hilangnya lapisan dan kelenjar pada dinding lambung akibat peradangan kronis.

2. Tukak Lambung

            Kondisi ini membawa kamu ke keadaan yang sangat tidak nyaman pada lambung yang diakibatkan terjadinya luka atau peradangan pada lambung dan usus 12 jari. Adanya peradangan tersebut menuntun kita pada kondisi dimana lambung kita sudah amat luka yang disebut dengan istilah ulkus peptikum.

3. Sindrom Iritasi Usus ( Irritable Bowel Syndrome)

            Telat makan bisa menyebabkan gangguan sistem pencernaan seperti irritable bowel syndrome yang mengacu pada kumpulan gejala kronis distress lambung, termasuk kram perut dan nyeri, sembelit atau diare, serta kembung. Penyakit ini bisa disebabkan akibat adanya iritasi pada usus yang disebabkan karena pola makan yang salah.

4. Kanker Lambung

            Nah, siapa sangka kalau kebiasaan buruk kamu tentang pola makan bisa menuntun kamu ke kondisi yang cukup mengerikan satu ini. Kumpulan gejala yang dirasakan dalam jangka waktu yang panjang benar-benar perlu kita waspadai.  Deteksi dini kanker lambung penting dilakukan agar dapat ditangani secara dini. Konsultasikan segera ke dokter terpaya kamu dan lakukan USG Abdomen sebagai langkah tepat untuk deteksi awal.

            Butuh berapa lama kamu harus merenungi dan mengumpulkan niat kamu untuk lebih aware dengan hal-hal sepele , seperti makan tepat waktu. Mulai dari diri kamu sendiri, kamu harus bisa menjadi manager yang baik buat diri kamu. Kalau dari hal-hal kecil aja udah susah dibiasakan, gimana dengan hal-hal besar?

            .

Source : www.klikdokter.com

Leave a Reply
Comments
No Comments